Comscore Tracker

Kongres Pemda se-Asia Timur Ikut Bahas Gempa Cianjur

Pemprov Jabar juga dapat ilmu penanganan gempa dari Jepang

Bandung, IDN Times - Pemda se-Asia Timur atau East Asia Local and Regional Government menyampaikan keprihatinan atas peristiwa gempa bumi Magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jabar. Keprihatinan ini disampaikan langsung dalam Kongres EALRGC ke-11 di Bandung, Rabu (23/11/2022).

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, ada 92 delegasi dan 8 observer yang hadir di Kota Bandung. Mereka yang hadir antara lain Gubernur Nara Prefecture, Jepang, Mr Arai Shogo, Gubernur Shizouka, Jepang, Mr Tsutomu Ideno. Wakil Gubernur Provinsi Phu To, Vietnam, Mr Than Trong Phan.

"Terharu, kami dikirimi surat belasungkawa dari gubernur Prefektur Shizouka, Jepang. Semua delegasi menyampaikan rasa duka cita mendalam dalam bentuk ucapan, surat bahkan memberikan bantuan keuangan," ujar Emil.

Emil menambahkan, Gubernur Nara Jepang menggalang donasi bantuan bagi korban gempa Cianjur dari para delagasi yang hadir. Semua bantuan ini juga akan diberikan pada warga terdampak di Cianjur.

"Kita tidak menggalang donasi, tapi kalau mereka memberi kita tidak menolak. Kita tidak meminta, kita perlu apresiasi bahwa keprihatinan mereka (korban gempa) dirasakan para delegasi ini," katanya.

Bantuan dari Pemda se-Asia Timur tak hanya ditunjukkan oleh aksi penggalangan dana. Kata dia, sejumlah gubernur seperti dari Jepang memberikan komitmen untuk membantu proses rehabilitasi Cianjur pascagempa.

"Tadi sudah ada komitmen dari Pemerintah Shizouka Jepang membantu merumuskan kehidupan yang tangguh terhadap gempa bumi, karena provinsinya paling sering gempa bumi seperti Jawa Barat atau Pulau Jawa,” katanya.

Adapun dalam Kongres EALRGC para delegasi juga sepakat untuk membahas terkait kebencanaan masuk dalam agenda perumusan kerja sama antar wilayah. Sejumlah poin terkait menjauhi perang, menjauhi pandemi dan kerja sama di bidang ekonomi juga dibahas.

"Bagaimana menyikapi semua itu termasuk soal kebencanaan akan jadi satu bahasan," kata dia.

Baca Juga: Banyak Orang Tak Berkepentingan Datangi Cianjur, Evakuasi Terkendala

Baca Juga: Satu Pasien Rujukan Gempa Bumi Cianjur Meninggal di RSHS

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya