Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Trader Aktif Pintu Futures Melesat, Minat Derivatif Kripto Kian Menguat

WhatsApp Image 2026-01-19 at 11.30.49.jpeg
Dok IDN Times
Intinya sih...
  • Derivatif kripto dinilai fleksibel untuk berbagai kondisi pasar, memungkinkan trader mengambil posisi long maupun short sesuai analisis dan profil risiko masing-masing.
  • Pintu Futures dilengkapi fitur lengkap seperti advanced order type, initial margin buffer, adjustable leverage hingga 25x, serta insentif pengguna baru dengan reward stablecoin USDT hingga Rp2 juta.
  • Peluang pertumbuhan perdagangan derivatif kripto masih besar secara global, meski tetap diimbangi dengan risiko tinggi. Manajemen risiko dan riset mandiri sangat penting sebelum bertransaksi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times — Perdagangan derivatif kripto semakin menunjukkan geliatnya di Indonesia. Salah satu indikatornya terlihat dari kinerja Pintu Futures, produk milik PT Pintu Kemana Saja (PINTU), yang mencatat lonjakan signifikan jumlah trader aktif bulanan atau Monthly Trading Users (MTU).

Pada kuartal IV 2025, MTU Pintu Futures tercatat melonjak hampir 500 persen secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama pada 2024. Pertumbuhan ini menandai meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen derivatif kripto, di tengah dinamika pasar aset digital yang fluktuatif.

Tak hanya dari sisi jumlah pengguna, kinerja perdagangan juga menunjukkan tren serupa. Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, menyebut volume perdagangan derivatif kripto di Pintu Futures pada kuartal IV 2025 naik lebih dari 370 persen dibandingkan kuartal IV 2024.

“Frekuensi perdagangan juga ikut meningkat lebih dari 300 persen. Selain itu, pengguna aktif naik sekitar 226 persen, sementara frekuensi deposit melonjak lebih dari 450 persen,” ujar Iskandar dalam keterangan resminya, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, angka-angka tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan sekaligus ketertarikan trader Indonesia terhadap perdagangan derivatif kripto.

1. Derivatif kripto dinilai fleksibel untuk berbagai kondisi pasar

ilustrasi kripto (pexels.com/Jakub Zerdzicki)
ilustrasi kripto (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Iskandar menjelaskan, perdagangan derivatif kripto memberikan ruang bagi trader untuk mengoptimalkan strategi, baik saat pasar naik maupun turun. Trader dapat mengambil posisi long maupun short, sesuai analisis dan profil risikonya masing-masing.

Untuk mendukung kesiapan pengguna, PINTU juga menyediakan Pintu Academy, platform edukasi gratis yang dapat diakses melalui aplikasi maupun situs resmi. Edukasi ini ditujukan agar pengguna memahami risiko dan mekanisme perdagangan sebelum terjun ke futures kripto.

2. Fitur lengkap dan insentif pengguna baru

ilustrasi kripto (pexels.com/RDNE Stock project)
ilustrasi kripto (pexels.com/RDNE Stock project)

Dari sisi produk, Pintu Futures dilengkapi berbagai fitur pendukung, mulai dari advanced order type, initial margin buffer, adjustable leverage hingga 25x, hingga fitur Take Profit dan Stop Loss. Pengguna juga dapat memperdagangkan lebih dari 180 aset kripto yang tersedia.

Untuk mendorong adopsi pengguna baru, PINTU menawarkan reward stablecoin USDT hingga Rp2 juta bagi pengguna yang pertama kali melakukan trading di Pintu Futures.

“Kami optimistis inovasi dan inisiatif yang dihadirkan dapat terus menarik minat masyarakat Indonesia terhadap perdagangan derivatif kripto melalui aplikasi yang terdaftar resmi,” kata Iskandar.

3. Pasar global masih terbuka lebar, risiko tetap jadi catatan

ilustrasi kripto (pexels.com/DS stories)
ilustrasi kripto (pexels.com/DS stories)

Secara global, peluang pertumbuhan masih sangat besar. Data Coinglass mencatat total perdagangan derivatif kripto dunia sepanjang 2025 mencapai US$85,70 triliun atau sekitar Rp1.445 kuadriliun. Sementara di tingkat nasional, bursa kripto CFX mencatat volume perdagangan derivatif kripto Indonesia periode September 2024–September 2025 baru mencapai Rp73,8 triliun.

Meski demikian, Iskandar mengingatkan bahwa derivatif kripto merupakan instrumen high risk high return. Ia menekankan pentingnya manajemen risiko dan riset mandiri sebelum bertransaksi.

Do Your Own Research (DYOR) sangat penting, karena seluruh keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing trader,” tutupnya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Trader Aktif Pintu Futures Melesat, Minat Derivatif Kripto Kian Menguat

19 Jan 2026, 12:47 WIBNews