Bandung, IDN Times – Baru-baru ini, Yusril Ihza Mahendra, politikus PBB, membongkar percakapan lewat aplikasi WhatsApp dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab alias Habib Rizieq. Dalam rekaman percakapan tersebut, Rizieq meragukan keislaman Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto.
Menanggapi hal tersebut, ketua Tim Pengacara Muslim, Guntur Fattahillah, mengkritisi bukti percakapan WhatsApp (WA) tersebut. Menurut dia, banyak keraguan dalam bukti yang dikantongi Yusril tersebut.
