Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wisata Jabar Dilirik Pasar Malaysia, Transaksi Tembus Rp4,77 Miliar
Dok. Istimewa
  • Promosi Jawa Barat di MATTA Fair Kuala Lumpur 2026 menghasilkan transaksi Rp4,77 miliar atau RM1,1 juta, dengan 94 paket wisata terjual kepada 989 wisatawan Malaysia.
  • Capaian ini melibatkan Disparbud Jawa Barat, Kota Bandung, dan pelaku industri; pameran juga dimanfaatkan untuk memperluas jejaring internasional serta memantau tren pasar global.
  • Pasca-pameran, mitra akan mengawal komitmen B2B, memperkuat paket terpadu, dan meningkatkan layanan, amenitas, serta aksesibilitas agar transaksi berujung pada kunjungan wisatawan Malaysia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2026

Selama tiga hari mengikuti MATTA Fair Kuala Lumpur 2026, Jawa Barat mencatat transaksi Rp4.774.905.078 dan menjual 94 paket wisata kepada 989 pax dari pasar Malaysia.

16 September 2026

Iendra Sofyan menyatakan kolaborasi pemerintah dan industri akan terus mengawal komitmen B2B serta memperkuat paket wisata terpadu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Malaysia.

Pasca-MATTA Fair 2026

Jawa Barat akan menindaklanjuti komitmen B2B, memperkuat paket wisata terpadu, berkolaborasi dengan mitra Malaysia, serta meningkatkan layanan, amenitas, dan aksesibilitas destinasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jawa Barat membukukan transaksi pariwisata Rp4.774.905.078 atau RM1.103.514 melalui penjualan 94 paket wisata untuk 989 wisatawan di MATTA Fair Kuala Lumpur 2026.
  • Who?
    Disparbud Jawa Barat, Disbudpar Kota Bandung, pelaku industri pariwisata, Nuansa Holiday Travel, ASITA Jawa Barat, serta mitra perjalanan lokal Malaysia terlibat dalam promosi dan penjualan paket wisata.
  • Where?
    Transaksi dan promosi berlangsung di MATTA Fair di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan produk wisata yang ditawarkan berasal dari Jawa Barat.
  • When?
    Capaian diperoleh selama tiga hari penyelenggaraan MATTA Fair Kuala Lumpur 2026; Iendra Sofyan menyampaikan keterangan pada Rabu, 16 September 2026.
  • Why?
    Keikutsertaan tersebut ditujukan untuk memperluas pasar pariwisata Jawa Barat di Malaysia, membangun jejaring internasional, dan mendorong penjualan serta kunjungan wisatawan.
  • How?
    Promosi dilakukan melalui kolaborasi pemerintah dan industri, penjualan paket wisata, kerja sama B2B dengan mitra Malaysia, serta tiga aktivasi ekonomi kreatif dan tiga aktivasi budaya di booth Jawa Barat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jawa Barat ikut pameran wisata di Malaysia selama tiga hari. Banyak orang Malaysia membeli 94 paket jalan-jalan untuk 989 orang. Uangnya sampai sekitar Rp4,77 miliar. Dinas wisata, Kota Bandung, dan perusahaan wisata bekerja bersama. Sekarang mereka mau menyiapkan tempat wisata, layanan, dan jalan supaya tamu dari Malaysia bisa datang ke Jawa Barat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keberhasilan Jawa Barat di MATTA Fair mencerminkan promosi yang semakin terarah karena kolaborasi pemerintah, industri, dan mitra perjalanan mampu menghasilkan transaksi nyata serta penjualan paket wisata. Antusiasme pengunjung dan ruang jejaring internasional juga memberi dasar kuat bagi pelaku wisata untuk memahami pasar sambil memperkenalkan kekayaan budaya dan ekonomi kreatif daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Promosi pariwisata Jawa Barat di pasar Malaysia menorehkan hasil yang positif. Selama tiga hari mengikuti MATTA Fair Kuala Lumpur 2026, Jawa Barat membukukan transaksi ekonomi Rp4.774.905.078 atau RM1.103.514.

Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, serta pelaku industri pariwisata. Sebanyak 94 paket wisata dengan total 989 pax berhasil terjual kepada pasar Malaysia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan mengatakan, capaian itu menunjukkan pentingnya kolaborasi pemerintah dan industri dalam memperluas pasar pariwisata Jawa Barat.

"Ke depan, kami bersama seluruh mitra akan terus mengawal komitmen B2B serta memperkuat paket wisata terpadu, sehingga promosi di MATTA Fair dapat dikonversi menjadi peningkatan kunjungan wisatawan asal Malaysia ke Jawa Barat," ujar Iendra Sofyan, dikutip Rabu (16/9/2026).

1. Setelah promosi Jawa Barat harus siap menerima wisatawan

Dok. Istimewa

Selain menghasilkan transaksi, MATTA Fair menjadi kesempatan bagi pelaku industri Jawa Barat untuk memperluas jejaring internasional sekaligus membaca perkembangan pasar pariwisata global.

Doni Wahyudi dari Nuansa Holiday Travel menilai keberhasilan promosi di luar negeri perlu diikuti dengan kesiapan destinasi di dalam negeri.

"Setelah promosi, kita juga harus memastikan Jawa Barat siap menerima wisatawan global melalui peningkatan kualitas layanan, kesiapan amenitas, dan aksesibilitas lokal," kata Doni.

2. Promosi harus berujung pada penjualan

Dok. Istimewa

Antusiasme pasar Malaysia juga terlihat dari aktivitas di booth Jawa Barat selama penyelenggaraan. Promosi destinasi turut diperkuat melalui tiga aktivasi ekonomi kreatif dan tiga aktivasi budaya yang memperkenalkan keragaman Jawa Barat kepada pengunjung.

Sementara itu, Ketua ASITA Jawa Barat, Daniel Guna Nugraha menekankan, keikutsertaan industri dalam pameran internasional harus diarahkan pada hasil yang terukur. Melalui kolaborasi dengan perusahaan perjalanan lokal Malaysia, produk wisata Jawa Barat dapat dipasarkan lebih dekat kepada konsumen.

"Promosi harus berujung pada penjualan, kunjungan wisatawan, dan pertumbuhan ekonomi. Inilah semangat kami membawa Jawa Barat ke pasar internasional," kata Daniel.

3. Pariwisata Jabar harus ramah wisatawan

Dok. Istimewa

Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut menjadi kekuatan bagi industri dalam menjalankan pemasaran secara langsung sekaligus memperkuat citra Jawa Barat sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia.

Pasca-MATTA Fair 2026, tindak lanjut komitmen B2B, penguatan paket wisata terpadu, kolaborasi dengan mitra Malaysia, serta peningkatan layanan, amenitas, dan aksesibilitas destinasi akan menjadi bagian penting untuk mengubah capaian promosi dan transaksi menjadi kunjungan wisatawan secara nyata.

Curated For You

Editorial Team

Related Article