Pemudik berangkat dari Terminal Cicaheum, Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
Farhan menjelaskan, dalam konsep BRT Bandung Raya nantinya angkutan kota tidak lagi berada di terminal, melainkan berfungsi sebagai feeder atau pengumpan.
“Eh, angkot bukan dipindahkan. Kalau nanti mah angkot kan tidak ada terminalnya,” ujarnya.
Menurut dia, pola operasional angkot akan berubah menjadi kendaraan penghubung menuju jalur utama BRT. Komunikasi juga terus dilakukan dengan para kepala daerah dan dinas perhubungan di wilayah terkait.
“Saya sebagai kepala daerah di Kota Bandung itu terus melakukan komunikasi dengan semua kepala daerah yang terlibat dan dinas-dinas perhubungan khususnya itu melakukan komunikasi juga yang sangat erat, terutama dengan kelompok-kelompok terdampak, terutama para operator kendaraan umum,” ujarnya.
Farhan juga memastikan terdapat skema kompensasi untuk para pedagang terdampak.
“Untuk pedagang ada. Nah, itu nilainya yang tahu Dinas Perhubungan, tapi ada,” ucapnya.