Sumedang, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyusul ditemukannya 60 titik rawan karhutla di wilayah tersebut. Salah satu strategi mutakhir yang akan diterapkan adalah mengerahkan teknologi pemantau berupa pesawat tanpa awak atau drone untuk melacak titik-titik api sekecil apa pun.
"Kemarin kita gelar rapat koordinasi dengan Forkopimda untuk mengantisipasi Karhutla ini. Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di daerah rawan, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak melakukan pembakaran secara serampangan. Kami juga akan melakukan patroli intensif," ujar Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, Selasa (8/9/2026).
