Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sensatia Raih Sertifikasi Cruelty-Free Global, Perkuat Tren Clean Beauty
Dok.Sensatia
  • Sensatia resmi meraih sertifikasi dari Cruelty Free International, menegaskan komitmen globalnya terhadap produk kecantikan tanpa uji coba hewan.
  • Selama lebih dari 26 tahun, Sensatia konsisten mengusung filosofi ramah lingkungan dengan bahan berbasis tumbuhan dan praktik bisnis berkelanjutan.
  • Pengakuan ini memperkuat posisi Sensatia di tengah tren clean beauty, saat konsumen makin menuntut transparansi dan etika dalam industri kecantikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times – Merek perawatan kulit asal Bali, Sensatia, resmi memperoleh persetujuan dari Cruelty Free International melalui Cruelty Free International Approval Programme. Pengakuan tersebut menjadi validasi internasional atas komitmen perusahaan dalam mengembangkan produk tanpa pengujian terhadap hewan.

Persetujuan ini hadir di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk kecantikan yang tidak hanya efektif, tetapi juga memperhatikan aspek etika dan keberlanjutan.

Berikut tiga fakta menarik dari pencapaian terbaru Sensatia:

1. Raih pengakuan dari salah satu standar cruelty-free paling ketat di dunia

Dok.Sensatia

Cruelty Free International dikenal sebagai salah satu lembaga yang memiliki standar ketat dalam menilai praktik bebas uji coba pada hewan di industri kosmetik dan perawatan diri.

Persetujuan tersebut tidak hanya menilai produk akhir, tetapi juga memastikan seluruh rantai pasok, mulai dari bahan baku hingga proses produksi, memenuhi prinsip cruelty-free.

Founder & CEO Sensatia, Michael Lorenti, mengatakan pengakuan ini menjadi pencapaian penting bagi perusahaan.

"Persetujuan dari Cruelty Free International merupakan salah satu pencapaian penting bagi Sensatia. Hal ini memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa produk kami telah melalui penilaian independen sesuai dengan standar Cruelty Free International Approval Programme," ujar Michael.

2. Komitmen yang dibangun selama lebih dari 26 tahun

penjelasan tentang perubahan visual pada kemasan produk Sensatia (dok.pribadi/Natalia Indah)

Sensatia mengungkapkan prinsip tidak melakukan pengujian terhadap hewan telah menjadi bagian dari filosofi perusahaan sejak berdiri lebih dari 26 tahun lalu.

Perusahaan meyakini bahwa perawatan diri tidak seharusnya dilakukan dengan mengorbankan kesejahteraan hewan maupun lingkungan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemilihan bahan berbasis tumbuhan, formulasi yang dikembangkan secara bertanggung jawab, hingga praktik bisnis yang mengedepankan keberlanjutan.

3. Tren konsumen kini makin peduli produk yang etis dan transparan

tampilan gerai fisik baru Sensatia (dok. Sensatia)

Di tengah berkembangnya tren clean beauty, konsumen semakin memperhatikan transparansi dalam proses pembuatan produk kecantikan.

Persetujuan independen dari lembaga internasional menjadi salah satu indikator yang digunakan konsumen untuk memastikan produk yang mereka gunakan sesuai dengan nilai yang diyakini.

Menurut Michael, pengakuan tersebut bukan tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya menjaga standar perusahaan di tengah kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

"Bagi kami, yang terpenting adalah memastikan bahwa setiap produk dikembangkan melalui proses yang bertanggung jawab. Persetujuan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menjaga standar tersebut dalam setiap inovasi produk dan seiring dengan berkembangnya kebutuhan konsumen," katanya.

Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi Sensatia sebagai salah satu brand clean beauty asal Indonesia yang berupaya bersaing di pasar global melalui pendekatan keberlanjutan dan praktik bisnis yang lebih etis.

Editorial Team

Related Article