Bandung, IDN Times - Peristiwa bencana alam banjir di wilayah Bandung Raya terjadi dari 16-17 Maret 2025. Beberapa desa dan kelurahan di wilayah aglomerasi tersebut turut terendam air yang diduga disebabkan karena hujan hingga meluapnya air sungai.
Banjir terjadi di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, dan sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung. Bahkan, di Kota Bandung di wilayah pemukiman pusat Kota Bandung, Beraga, terendam banjir setinggi dada orang dewasa.
Sekda Jabar, Herman Suryatman, menerangkan bahwa pemerintah provinsi turun langsung untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari banjir ini. Ia juga turut mengecek langsung kondisi daerah aliran sungai (DAS) Citarik dari hilirnya di wilayah Rancaekek hingga hulu yang bermuara di Citarik.
"Jadi penyebabnya saya kira polanya tidak jauh berbeda antar DAS ini, yang pertama terjadi pendangkalan dan penyempitan daerah aliran sungai dan itu disebabkan alih fungsi lahan di hulu," kata Herman, dikutip Selasa (18/3/2025).
"Ada pemukiman, perumahan yang tentu kami yakin tidak semuanya mengikuti ketentuan. Kan ada ketentuannya (mendirikan) perumahan permukiman, harus memperhatikan ruang terbuka hijaunya," sambungnya.
