Bandung, IDN Times - Pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi diperkirakan ikut meningkatkan kebutuhan listrik Indonesia dalam beberapa dekade mendatang. Permintaan tersebut tidak hanya berasal dari sektor industri, tetapi juga pusat data, bangunan, transportasi, hingga rumah tangga.
Kondisi itu membuat penambahan kapasitas pembangkit bukan menjadi satu-satunya pekerjaan yang perlu disiapkan. Sistem energi juga dituntut mampu mengelola perubahan pola konsumsi sekaligus memanfaatkan listrik secara lebih efisien.
GIZ Energy Programme Director Lisa Tinschert mengatakan peluang industrialisasi Indonesia akan semakin terbuka seiring pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan tenaga kerja. Namun, perkembangan tersebut juga berpotensi meningkatkan kebutuhan listrik, terutama dari sektor industri.
“Industri merupakan salah satu sektor yang akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan permintaan listrik,” ujar Lisa dalam Katadata SAFE 2026 pada sesi bertajuk Indonesia’s Strategic Wager: Planning Future Demand, Powering Sustainable Growth, Rabu (16/9/2026).
