Bandung, IDN Times - Sebanyak 140 perajin tahu di Sentra Industri Tahu Cibuntu, Kota Bandung berencana melakukan mogok operasional beberapa hari ke depan. Langkah ini dilakukan setelah nilai rupiah terhadap dolar AS sudah menyentuh 18.095 per Sabtu (6/6/2026) pukul 11:08 WIB.
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar ini sangat berpengaruh karena mayoritas perajin menggunakan kedelai impor dari Amerika, Kanada, dan Brazil. Jika dolar naik, maka secara otomatis harga kedelai pun ikut naik dan berdampak signifikan terhadap industri tahu.
"Ya dampaknya harga kedelai sekarang mahal. Dulu sebelum puasa itu 9.000-an per kilogram lah, 8 ribu sampai 9.000, sekarang sudah nyampai ada yang 11.000 perkilogram," ujar M. Zamaludin, Ketua Paguyuban Perajin Tahu dan Tempe Jawa Barat, sekaligus perajin tahu Cibuntu, Sabtu (6/6/2026).
