Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi masih mengkaji rencana pengajuan pinjaman daerah Rp2 triliun untuk membiayai Infrastruktur dalam beberapa tahun ke depan. Kajian dilakukan karena Pemprov Jabar masih memiliki dana bagi hasil yang angkanya cukup besar.
Dedi juga memastikan, rencana pinjaman ini tidak ada kaitannya dengan program pembebasan pajak kendaraan bermotor yang digulirkan di awal kepemimpinannya, dan dari program itu pun diklaim dia mendongkrak jumlah wajib pajak sebanyak 1,4 juta wajib pajak.
"Pembebasan pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat justru sangat menguntungkan. Mampu meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor Provinsi Jawa Barat," kata Dedi, dikutip Senin (2/3/2026).
