Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Realisasi APBD Jabar 2025 Capai 93 Persen, Silpa Hanya Rp500 Ribu

IMG-20251230-WA0037.jpg
Gubernur Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya sih...
  • Realisasi APBD Jabar 2025 mencapai 93,40%, tertinggi nasional
  • Pendapatan daerah tercatat 94,37%, menunjukkan efisiensi penggunaan anggaran
  • Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Jawa Barat hanya Rp500 ribu, rekor terkecil
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat pada tahun anggaran 2025, tertinggi secara nasional. Berdasarkan data, serapan anggaran mencapai 93,40 persen hingga 2 Januari 2026.

Sementara, serapan tingkat nasional angka 84,47 persen. Sedangkan, realisasi pendapatan daerah tercatat mencapai 94,37 persen. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai, tingginya penyerapan APBD menunjukkan anggaran daerah benar-benar dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan dan program prioritas pemerintah provinsi.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada jajaran pemerintah provinsi Jawa Barat yang sudah bekerja dengan baik dan mengikuti irama pembangunan kinerja saya yang cepat, tepat dan bermanfaat," kata Dedi saat di konfirmasi, Senin (5/1/2026).

1. Alokasi yang dilakukan diklam tepat sasaran

IMG-20251218-WA0043.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi menegaskan, percepatan pelaksanaan anggaran tetap diiringi dengan ketepatan alokasi dan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena, seluruh anggaran yang ada sudah dimaksimalkan dengan baik tidak mengendap begitu saja.

"Tepat dalam alokasi cepat dalam pelaksanaan dan bermanfaat dalam hasil pembangunannya," tuturnya.

2. Sisa anggaran hanya Rp500 ribu

IMG-20251119-WA0016.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi juga menyinggung besaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Jawa Barat yang jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dia mengatakan, sisa anggaran hanya tinggal Rp500 ribu.

"Jabar dalam sejarah punya rekor Silpa yang tidak ada Silva atau kecil, biasanya Rp1,8 triliun. Skrg cuma Rp500 ribu," terangnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kecilnya Silpa bukan menjadi satu-satunya indikator keberhasilan pengelolaan keuangan daerah. "Tapi ini bukan Silpa yang kecil tapi bisa dilihat dari hasil pembangunan saat ini," kata dia.

3. APBD tidak nganggur tapi dibelanjakan

Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan (Dok Humas Jabar)
Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan (Dok Humas Jabar)

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan juga mengatakan, capaian tersebut merupakan langkah baik, dan bisa diartikan semua perencanaan yang telah dilakukan bisa terealisasikan dengan baik.

"Terima kasih apresiasi dari pemerintah pusat, segala sesuatu perencanaan baik, kalau sesuai berarti kinerja kita baik, silpa kita hanya Rp500 ribu, berarti dibelanjakan (APBD) semoga berimbas ke masyarakat," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

DLH Bandung Andalkan Pemilah Mandiri Tangani 200 Ton Sampah

06 Jan 2026, 14:28 WIBNews