Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi Pastikan Ada 6 Penumpang Minibus yang Tertabrak Kereta Feeder

Polisi Pastikan Ada 6 Penumpang Minibus yang Tertabrak Kereta Feeder
(Bangkit Rizki/IDN Times)
Share Article

Bandung Barat, IDN Times - Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono mengatakan jumlah korban insiden insiden kecelakaan minibus jenis Daihatsu Sigra dengan nomor polisi D-1859-AJY tertabrak Kereta Api Feeder di perlintasan sebidang Kampung Sumur Bor, RT02/04, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (14/12/2023), berjumlah enam orang.

Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan terdapat enam orang penumpang yang berada dalam minibus yang tertabdak Kereta Api Feeder. Namun ia belum memastikan ada berapa yang meninggal dunia karena peristiwa itu.

"Kami mengetahui bahwa hari ini terjadi kecelakaan antara mobil penumpang yang isinya enam orang tertabrak oleh kereta api di Cilame," kata Aldi di lokasi.

1. Korban dibawa ke RSUD Cibabat

(Bangkit Rizki/IDN Times)
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Aldi belum bisa memastikan kondisi semua korban yang ada dalam minibus yang tertabrak Kereta Api Feeder pengumpan Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung itu. Semua korban sudah dibawa ke RSUD Cibabat, Kota Cimahi.

"Hari ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Cibabat, Cimahi. Kami belum tau kondisinya, tadi dievakuasi masyarakat dan kepolisian serta TNI. Kami mengutamakan keselamatan daripada korban," kata Aldi.

2. Mobil datang bersamaan dengan kereta

(Bangkit Rizki/IDN Times)
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Aldi mengungkapkan berdasarkan informasi awal, kecelakaan maut itu bermula ketika Kereta Api Feeder Whoosh datang dari arah Stasiun Padalarang menuju Stasiun Bandung. Tiba-tiba di perlintasan kereta api tanpa palang itu datang minibus.

"Jadi ini berawal kereta dari arah Padalarang yang mengarah ke Bandung tiba-tiba ada mobil penumpang yang melintas sehingga tertabrak terseret sekitar 500 meter," ucapnya.

3. Keterangan saksi

(Bangkit Rizki/IDN Times)
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Yaman Taryana (34 tahun) salah seorang saksi mengatakan ketika itu minibus yang tepat berada di depannya itu mengarah Ngamprah menuju Cimareme dengan melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Dia menjelaskan penjaga pintu sudah meminta pengemudi tersebut untuk berhenti karena ada kereta.

Beberapa detik kemudian bagian depan sebelah kanan langsung tertabrak Kereta Api Feeder hingga terseret.

"Yang di depan rel kereta mah sudah kasih tahu setop, kemungkinan yang bawa mobil kurang hati-hati, saya juga udah klakson. Namanya kereta kan cepat, per sekian detik langsung terjadi (tabrakan)," ujar Yaman.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ferry Rizki
Galih Persiana
Ferry Rizki
EditorFerry Rizki

Latest News Jawa Barat

See More

Salah Sasaran gegara Jaket Sekolah, 2 Pemuda di Sukabumi Dibacok

16 Jun 2026, 19:42 WIBNews