Bandung, IDN Times - Kepolisian mengamankan 15 unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar di Kota Bandung, Senin (9/3/2026) dini hari. Penindakan dilakukan setelah petugas menerima laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar di kawasan Jalan Soekarno-Hatta hingga Fly Over Kopo. Petugas kemudian melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dilaporkan sekitar pukul 02.30 WIB.
Polisi Amankan 15 Motor, Diduga Hendak Balap Liar di Flyover Kopo

1. Polisi bergerak setelah menerima laporan warga
Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan, penindakan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat melalui call center. Laporan itu menyebut adanya aktivitas balap liar di sejumlah ruas jalan.
Petugas dari Tim Prabu Lodaya Polrestabes Bandung bersama Polsek Bojongloa Kidul kemudian dikerahkan untuk melakukan penyisiran di lokasi yang dilaporkan. “Petugas melakukan penyisiran di kawasan yang diduga menjadi lokasi balap liar,” kata Asep dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
2. Polisi amankan 15 motor dan 20 pemuda
Dalam penyisiran tersebut, petugas menemukan sekelompok pemuda di sekitar Jalan Mekarwangi. Mereka diduga sedang menunggu pelaksanaan balap liar dengan rute Fly Over Kopo hingga lampu lalu lintas Caringin.
Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 20 orang pemuda dan 15 unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar. “Petugas berhasil mengamankan 15 kendaraan roda dua serta 20 orang pemuda yang berada di sekitar Jalan Mekarwangi,” ujar Asep.
Seluruh kendaraan kemudian dibawa ke Mapolsek Bojongloa Kidul untuk didata dan diproses lebih lanjut.
3. Polisi ingatkan bahaya balap liar
Menurut Asep, penindakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandung. Polisi juga ingin mencegah potensi gangguan kamtibmas di jalan raya.
Ia mengingatkan bahwa balap liar dapat membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
“Masyarakat diimbau segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas serupa agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.