(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Performa positifnya berlanjut saat memperkuat SC Cambuur. Di klub tersebut, Ragnar tampil impresif dengan torehan 12 gol dari 47 pertandingan. Kecepatan, mobilitas tinggi, kreativitas, serta kemampuannya dalam membangun dan menyelesaikan serangan menjadikannya sebagai salah satu pemain yang menonjol.
Perjalanan kariernya kemudian berlanjut bersama Go Ahead Eagles, FC Groningen, dan Fortuna Sittard sebelum melanjutkan kiprah profesionalnya di Belgia bersama Dender. Pengalaman panjang berkarier di Eropa diyakini akan menjadi modal penting bagi Ragnar untuk beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal bagi Persib.
Selain kiprahnya di level klub, Ragnar juga merupakan bagian penting dari Tim Nasional Indonesia. Meski lahir dan tumbuh di Belanda, ia memilih untuk membela Merah Putih. Pengalaman tampil di level internasional diharapkan dapat semakin memperkaya kualitas permainan Persib, baik dari sisi teknis maupun mental bertanding.
Selain Ragnar Oratmangoen, Persib Bandung turut memperkenalkan pemain barunya yaitu Gakuto Notsuda. Gelandang asal Jepang ini dikontak Persib Bandung selama satu musim.
Karier profesional Notsuda dimulai bersama klub kota kelahirannya, Sanfrecce Hiroshima, pada 2012. Bersama salah satu klub elite Jepang tersebut, ia berkembang menjadi pemain dengan pengalaman kompetitif yang matang, baik di level domestik maupun internasional.
Dalam perjalanan kariernya, Notsuda juga sempat memperkuat sejumlah klub di Jepang dengan status pinjaman, di antaranya J.League U-22 Selection (2014-2015), Albirex Niigata (2016), Shimizu S-Pulse (2017), Vegalta Sendai (2017-2018), serta Ventforet Kofu (2021). Sebelum bergabung dengan PERSIB, Notsuda memperkuat klub Thai League, BG Pathum United, sejak 2024.
Kehadiran Notsuda menambah catatan sejarah tersendiri bagi Persib. Ia tercatat sebagai pemain berpaspor Jepang keempat yang pernah mengenakan seragam Maung Bandung setelah Satoshi Otomo (2009/10), Shohei Matsunaga (2010/11 dan 2017), serta Kenji Adachihara (2013).