Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pengumuman Sekolah Maung Hari Ini, Ribuan Pendaftar Gugur di Seleksi
Suasana SPMB SMKN 1 Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Hasil SPMB Sekolah Maung diumumkan hari ini dengan total 38.476 pendaftar memperebutkan 18.268 kuota di 41 SMA dan SMK se-Jawa Barat.
  • Jalur Pramuka Garuda mencatat tingkat keterimaan tertinggi mencapai 90,3 persen, sementara Disdik Jabar menegaskan proses seleksi berlangsung objektif dan transparan.
  • Bagi yang tidak lolos, pendaftaran jalur reguler dibuka pada 8 Juni 2026 selama 12 jam, dengan total daya tampung sekolah di Jawa Barat mencapai lebih dari 900 ribu kursi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
29 Mei 2026

Pendaftaran Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) Sekolah Maung dibuka secara daring melalui laman resmi SPMB Jawa Barat.

2 Juni 2026

Tahapan pendaftaran PCMB Sekolah Maung dilanjutkan secara daring oleh calon murid di Jawa Barat.

3 Juni 2026

Proses pendaftaran PCMB Sekolah Maung masih berlangsung sebagai bagian dari tahapan awal SPMB Tahun 2026.

4 Juni 2026

Pendaftaran PCMB Sekolah Maung terus berjalan untuk memetakan sebaran dan potensi kelulusan siswa SMP/MTs sederajat.

5 Juni 2026

Tahap lanjutan pendaftaran PCMB Sekolah Maung dilakukan secara daring menjelang penutupan periode awal seleksi.

7 Juni 2026

Rekapitulasi data SPMB Sekolah Maung dilakukan hingga pukul 17.00 WIB, menunjukkan persaingan ketat pada Jalur Kepemimpinan dan jalur lainnya.

8 Juni 2026

Hasil penerimaan murid baru (SPMB) Sekolah Maung diumumkan pukul 10.00 WIB. Pada waktu yang sama, dibuka pula pendaftaran jalur reguler bagi calon murid yang tidak lolos, dan ditutup pukul 24.00 WIB di hari yang sama.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari ini banyak anak di Jawa Barat tahu hasil masuk Sekolah Maung. Ada yang senang karena diterima, tapi banyak juga yang belum bisa masuk. Kursinya cuma sedikit, padahal yang daftar sangat banyak. Pak Purwanto bilang semua prosesnya adil dan jujur. Anak yang belum lolos masih bisa daftar ke sekolah lain hari ini juga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pengumuman hasil seleksi Sekolah Maung menunjukkan komitmen kuat Dinas Pendidikan Jawa Barat dalam menjaga proses penerimaan yang objektif dan transparan. Melalui pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) serta tersedianya kuota sekolah menengah yang melebihi jumlah lulusan SMP/MTs, pemerintah memastikan setiap siswa tetap memiliki peluang melanjutkan pendidikan sesuai minat dan kemampuannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Hasil Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung yang ada di 41 SMA dan SMK Provinsi Jawa Barat resmi diumumkan hari ini, Senin (8/6/2026) pukul 10.00 WIB. Dari semua jalur yang disediakan para murid banyak mendaftarkan diri melalui Jalur Pramuka Pratama.

SPMB Sekolah Maung menyediakan 18.268 kuota, terdiri dari 10.400 kursi jenjang SMA dan 7.868 kursi jenjang SMK. Sedangkan, jumlah pendaftar mencapai 38.476 murid, terdiri dari 24.840 pendaftar SMA dan 13.636 pendaftar SMK.

Berdasarkan rekapitulasi hingga cut-off 7 Juni 2026 pukul 17.00 WIB, Disdik Jabar menyatakan persaingan Jalur Kepemimpinan berlangsung cukup ketat. Dari total 1.264 pendaftar, sebanyak 814 calon murid diterima dan 450 calon murid tidak diterima.

1. Jalur Pramuka paling banyak pendaftar

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sementara, Jalur Ketua OSIS, dari 528 pendaftar, sebanyak 255 orang (48,3 persen) dinyatakan diterima dan 273 orang (51,7 persen) tidak diterima. Di Jalur Pramuka Pratama, dari 284 pendaftar, sebanyak 151 orang (53,2 persen) diterima dan 133 orang (46,8 persen) tidak diterima.

Adapun tingkat keterimaan tertinggi tercatat pada Jalur Pramuka Garuda. Dari 452 pendaftar, sebanyak 408 orang (90,3 persen) dinyatakan diterima, sedangkan 44 orang (9,7 persen) tidak diterima.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto menegaskan, Dinas Pendidikan Jawa Barat berkomitmen menjaga seluruh proses SPMB berlangsung objektif, transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon murid.

Disdik Jabar juga telah melaksanakan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) sebagai tahapan awal SPMB Tahun 2026. PCMB bertujuan memetakan sebaran dan potensi kelulusan siswa SMP/MTs sederajat di seluruh Jawa Barat.

Pendaftaran PCMB dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB Jawa Barat pada 29 Mei 2026, kemudian dilanjutkan pada 2, 3, 4, 5, dan 8 Juni 2026.

2. Yang tidak keterima Sekolah Maung bisae daftar ke SPMB non Maung

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Menurut Purwanto, PCMB tidak hanya berfungsi sebagai pendataan, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam perencanaan daya tampung serta pelaksanaan SPMB yang lebih objektif dan tepat sasaran.

Bagi calon murid yang tidak lolos seleksi Sekolah Maung, kesempatan melanjutkan pendidikan tetap terbuka melalui pendaftaran ke SMA/SMK negeri maupun Sekolah Kerja Sama pada jalur prestasi dan jalur domisili.

Pendaftaran dibuka pada 8 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, bertepatan dengan pengumuman hasil seleksi Sekolah Maung, dan ditutup pada pukul 24.00 WIB di hari yang sama.

"Calon murid Sekolah Maung yang tidak lolos masih memiliki waktu selama 12 jam untuk melakukan pendaftaran ke jalur reguler," tutur Purwanto.

3. Daya tampung dipastikan memenuhi

Kepala Disdik Jabar, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Mengenai ketersediaan kuota, dua menjelaskan, total daya tampung SMA, SMK, dan MA di Jawa Barat mencapai 909.183 kursi.

"Jumlah tersebut melampaui total lulusan SMP/MTs sederajat di Jawa Barat yang tercatat sebanyak 826.996 siswa atau setara dengan 109,93 persen," ungkapnya.

Secara rinci, daya tampung tersebut terdiri atas 195.344 kursi di SMA negeri, 143.460 kursi di SMA swasta, 124.217 kursi di SMK negeri, 320.720 kursi di SMK swasta, 21.888 kursi di MA negeri, dan 81.936 kursi di MA swasta.

Dengan komposisi tersebut, menurut Kadisdik, daya tampung sekolah negeri mencapai 43,9 persen dari total kuota yang tersedia.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan seluruh lulusan SMP/MTs sederajat tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah sesuai minat, potensi, dan pilihan masing-masing," kata dia.

Editorial Team

Related Article