ilustrasi tampak belakang Toyota Hilux Rangga di GIIAS 2024 (IDN Times/Muhammad Raffash)
Sementara itu, Kabid Perencanaan Pengembangan Bapenda Jabar, Dedi Mulyadi menambahkan transaksi dalam penyelenggaraan GIIAS tahun lalu berada di angka Rp700 miliar. Tahun ini, ia berharap total transaksi bisa mencapai Rp1 triliun.
"Kalau (nilai transaksi) Rp1 triliun, pajak yang akan diterima pemerintah itu di angka sekitar Rp80 miliar. Jumlah itu bisa untuk membiayai sektor kesehatan, pendidikan atau perbaikan jalan," ujar Dedi.
Dalam kesempatan itu, Bapenda Jabar memberikan diskon 10 persen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB I). Lalu, ada pula diskon 10 persen untuk pembayaran pajak lima tahunan bagi semua warga Jawa Barat.
Semua proses pengurusan pembayaran pajak akan dipermudah karena menggunakan system digital. Warga yang nanti membayar pajak hanya cukup memindai (scan) e-KTP ke mesin yang disediakan di booth Bapenda Jabar.
"Tahun ini, di GIIAS kami siapkan diskon 10 persen untuk BBNKB I. Lalu, bagi yang mau bayar pajak kendaraan (lima tahunan) kami berikan diskon juga 10 persen," katanya.
"Proses pembayaran tidak perlu fotokopi dokumen, stnk. Langsung bayar pake Qris atau debit. Bukti pembayaran disampaikan ke WA dan email. Selain urusan pembayaran, booth Bapenda isinya berupa layanan konsultasi tentang perpajakan dan pembayaran pajak secara cashless," tutur Dedi.