Bandung, IDN Times — Kepanikan kerap menjadi persoalan pertama yang muncul ketika bencana atau kondisi darurat terjadi. Padahal, tindakan sederhana seperti memberikan pertolongan pertama, menggunakan alat pemadam api, hingga mengevakuasi korban dapat membantu mengurangi risiko sebelum bantuan profesional datang.
Hal itu menjadi fokus program Community Emergency Response Partnership (CERP)-Indonesia 2026 yang digelar di sejumlah wilayah di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Karawang. Program yang dimulai sejak 26 Juli dan berakhir pada 8 Agustus 2026 ini memberikan pelatihan tanggap darurat kepada masyarakat dengan lebih dari 70 persen materi berupa praktik lapangan.
