Bandung, IDN Times - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto buka suara mengenai pengerahan 20 ribu prajurit ke Jakarta. Pengerahan personel dinilai merupakan bagian dari mekanisme internal TNI untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan ancaman.
Agus menegaskan, status siaga tidak secara otomatis menunjukkan adanya ancaman tertentu di suatu wilayah. TNI memberlakukan kesiapsiagaan untuk memastikan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) selalu siap menghadapi perkembangan situasi.
"Jadi, rekan-rekan media, di internal TNI kita menggunakan istilah siaga. Siaga ini digunakan dalam rangka menegakkan kedaulatan NKRI dari berbagai ancaman," kata Agus di Bandung, Kamis (5/11/2026).