Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Misi Semen Padang Tumbangkan Persib untuk Keluar dari Zona Merah
Default Image IDN

Bandung, IDN Times - Persib Bandung akan menjamu Semen Padang FCpada lanjuta kompetisi BRI Liga 1 2024/2025. Berada di dasar klasemen, Semen Padang bertekad mencuri kemenangan atau minimal satu poin di kandang Persib, Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Jumat (1/11/2024).

Pelatih baru Semen Padang FC Eduardo Almeida mengatakan, pertandingan ini jelas akan sulit karena timnya harus datang ke kandang Persib yang sekarang berada di papan atas klasemen sementara. Apalagi Maung Bandung menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan sampai pekan ke-sembilan.

"Besok kami akan bertanding melawan tim yang kuat, kami akan menghadapi tim yang memiliki tren positif sejak awal musim ini. Tentu ini akan menjadi laga yang sulit tapi kami harus mempersiapkan tim untuk tampil fight dan mencoba untuk mendapatkan poin," kata Eduardo dalam konferensi pers kemarin, Kamis (1/11/2024).

1. Motivasi pemain bertambah

Pemain Semen Padang FC menggelar latihan di Stadion H AGus Salim Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Dia menuturkan bahwa laga melawan Dewa United memang menjadi pukulan telak karena harus tumbang di kandang sendiri dengan skor 1-8. Namun, hasil itu tidak boleh diingat terus dan para pemain wajib mencari pembalasan, salah satunya di Bandung melawan Persib.

"Setelah kami mengalami kekalahan tentu itu sangat berat jadi kami harus bisa melupakannya. Kami coba melupakan itu dan fokus ke pertandingan berikutnya. Kami harus paham bahwa kami harus datang ke dalam lapangan dengan attitude dan karakter, kami harus memiliki fighting spirit di pertandingan," ungkapnya.

Sebagai pelatih baru, Eduarto pun coba memberikan motivasi kepada para pemain agar bisa kembali mengeluarkan permainan terbaiknya di atas lapangan. Sebagai pemain sepakbola profesional, mereka harus bangkit meski sudah kalah dalam laga sebelumnya.

2. Manajemen Semen Padang ubah tim kepelatihan usai hasil buruk

IDN Times/Istimewa

Manajemen Semen Padang FC (SPFC) secara resmi menunjuk Eduardo Almeida (EA) menjadi pelatih kepala tim untuk menggantikan Hendri Susilo yang mengundurkan diri. Pelatih asal Portugal tersebut langsung bergabung dengan tim di Yogyakarta, yang tengah melakukan persiapan laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2024.

Eduardo Almeida mendarat di Yogyakarta siang ini, Jumat (20/09/2024) setelah melewati perjalanan panjang dari negaranya. Penunjukan Eduardo sendiri disampaikan oleh CEO SPFC, Win Bernadino.

“Setelah kita berdiskusi di manajemen dan meminta masukan dari penasehat dan pembina, kita sepakat dan memutuskan untuk memakai jasa pemain asing. Ada banyak nama yang masuk ke kita untuk di pilih. Hasilnya, kita menunjuk Eduardo Almeida untuk menukangi tim SPFC,” kata dia dikutip dari laman resmi.

3. Dia sudah sempat memperkuat tim ini

Potret duel Semen Padang vs Persis Solo yang berakhir 0-0, Minggu (29/9/2024). (X/@persisofficial)

Penunjukan Eduardo sendiri bukan tanpa alasan. Selain keputusan manajemen yang ingin menggunakan jasa pelatih asing yang sudah mengenal Liga 1, Eduardo bukanlah nama baru bagi publik Ranah Minang, karena pernah membesut tim SPFC setengah musim 2019 dan awal musim 2020.

Eduardo sendiri harus berpisah dengan SPFC karena regulasi liga 2 ketika itu tidak memperbolehkan pelatih asing menjadi pelatih kepala. Setelahnya Eduardo melatih dua tim Liga 1 Indonesia yakni, Arema FC dan Rans Nusantara.

“Intinya kenapa kita memilih coach EA karena beberapa pertimbangan. Pertama, Eduardo memiliki pengalaman di Liga 1 yang belum lama ini,sehingga tidak butuh waktu lama untuk adaptasi dengan Liga 1, yang ke dua sampai saat ini masih mengikuti Liga 1 Indonesia, yang ke tiga, telah mengenal karakter SPFC dan yang terakhir Eduardo sudah mengenal Kota Padang dan coach EA memiliki ikatan emosional tersendiri dengan SPFC,” lanjutnya.

Kehadiran Eduardo diharapkan mampu membawa perubahan terhadap Rosad Setiawan cs. Apalagi dalam lima laga terakhir SPFC hanya mampu meraih sekali kemenangan dan sisanya berakhir kekalahan.

“Kita tentunya berharap Eduardo mampu membawa perbaikan dan perubahan untuk tim. Semoga kita bisa meraih hasil positif dengan racikan EA nanti. Mohon dukungannya seluruh pecinta SPFC.” kata dia.

Editorial Team

Related Article