Minibus Tertabrak KA Gajayana di Indramayu, Sopir Melarikan Diri

Cirebon, IDN Times - Satu unit minibus tertabrak Kereta Api Gajayana di perlintasan sebidang antara Stasiun Terisi-Stasiun Talagasari, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (3/10/2024) malam.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun IDN Times, pengendara minibus bernomor polisi E 1011 AJ itu memaksa melintasi perlintasan sebidang tersebut. Padahal, perlintasan sudah ditutup oleh masyarakat sekitar.
1. Sopir dan penumpang melarikan diri

Saat berhasil masuk perlintasan, minibus tersebut justru tersangkut di jalur kereta api dan kedua penumpang langsung melarikan diri untuk menghindari tertabrak kereta api Gajayana yang melintas dari arah Gambir menuju Malang.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, saat kedua penumpang tersebut melarikan diri, minibus tersebut tertabrak kereta. Akibatnya, lokomotif dari Kereta Api Gajayana ini mengalami kerusakan.
"Menyesalkan adanya kejadian tersebut dan akan melakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku," ujar Rokhmad di Kota Cirebon, Jumat (4/10/2024).
Rokhmad mengatakan, pascakejadian tersebut, PT KAI Daop 3 Cirebon langsung melakukan pengamanan dan penanggulangan terhadap lokomotif yang rusak serta koordinasi dengan kepolisian setempat.
2. Kereta api harus didahulukan

Untuk penumpang, masinis dan petugas lain di dalam kereta api dalam kondisi baik tidak ada yang mengalami luka. Sementara, dua orang penumpang minibus tersebut masih dalam proses pencarian untuk dimintai keterangan.
Menurut Rokhmad, pengguna jalan wajib mematuhi aturan di perlintasan sebidang dan mengutamakan perjalanan kereta api terlebih dahulu. Pelanggaran di perlintasan sebidang dapat berakibat fatal dan merupakan pelanggaran hukum.
"Bisa dikenai sanksi sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," kata Rokhmad.
"Menyayangkan peristiwa tersebut dan mengingatkan agar masyarakat pengguna jalan selalu mematuhi aturan berlalu lintas dengan tidak melewati perlintasan yang sudah ditutup," imbuhya.
3. Sejumlah perjalanan alami keterlambatan

Dalam kejadian nahas tersebut, beberapa perjalanan kereta pada lintas Terisi-Telagasari mengalami keterlambatan.
Kereta tersebut di antaranya, Kereta Api Senja Utama, Kereta Api Sembrani, Kereta Api Majapahit, Kereta Api Argo Cheribon, Kereta Api Argo Bromo Anggrek, Kereta Api Argo Lawu, Kereta Api Pandalungan, dan Kereta Api Gajayana.

















