Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Maximilian Nahkodai IMA, Sertifikasi Pemasar Jadi Prioritas
Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil
  • Maximilian Agatisianus terpilih sebagai Presiden IMA periode 2026-2029 melalui Musyawarah Nasional di Bandung, dengan dukungan mufakat dari perwakilan 103 chapter.

  • Ia mengusung tiga fokus strategis: penguatan kewirausahaan, profesionalisme pemasaran melalui sertifikasi Certified Professional Marketer Asia, serta keberlanjutan lewat dukungan SDGs, pengurangan emisi, dan penanaman pohon.

  • IMA melanjutkan pendampingan UMKM melalui branding, coaching, mentoring, dan legalitas; peserta IMA UMKM Award periode 2023-2026 telah mencapai 2.430, melampaui target awal 1.000 peserta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
24/10/2026

Maximilian Agatisianus terpilih sebagai Presiden IMA melalui Musyawarah Nasional IMA di Bandung. Ia berkomitmen melanjutkan program pemasaran dan kewirausahaan berjangka panjang.

periode 2026-2029

Maximilian memimpin IMA dengan tiga prioritas: penguatan kewirausahaan, sertifikasi profesional pemasaran CPM Asia, dan keberlanjutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Maximilian Agatisianus terpilih sebagai Presiden Indonesia Marketing Association periode 2026-2029 dan menetapkan sertifikasi pemasar sebagai salah satu prioritas strategis organisasi.
  • Who?
    Maximilian Agatisianus, Indonesia Marketing Association, 103 chapter IMA, serta Taufik selaku Sekretaris Jenderal IMA periode sebelumnya terlibat dalam proses dan penyampaian program organisasi.
  • Where?
    Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Nasional IMA di Hotel El Royale, Bandung.
  • When?
    Maximilian dipilih pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026, untuk masa jabatan 2026-2029.
  • Why?
    IMA memprioritaskan penguatan kewirausahaan, profesionalisme pemasaran melalui sertifikasi CPM Asia, dan keberlanjutan, termasuk dukungan terhadap SDGs melalui pengurangan emisi serta penanaman pohon.
  • How?
    Perwakilan 103 chapter memilih Maximilian secara musyawarah mufakat setelah diskusi dan musyawarah informal dilakukan sebelum Munas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Maximilian Agatisianus dipilih jadi Presiden IMA untuk tahun 2026 sampai 2029 di Bandung. Ia mau membantu orang yang punya usaha kecil dan belajar pemasaran. IMA juga mau membuat sertifikat untuk pemasar. Mereka ingin mengurangi emisi dan menanam pohon. Sebanyak 103 kelompok IMA setuju memilih Maximilian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Terpilihnya Maximilian Agatisianus melalui mufakat membuka ruang kesinambungan bagi agenda IMA yang menempatkan kewirausahaan, profesionalisme pemasar, dan keberlanjutan sebagai fokus bersama. Dukungan 103 chapter serta pengalaman pendampingan UMKM yang telah menjangkau 2.430 peserta menunjukkan fondasi organisasi yang aktif memperkuat branding, legalitas, coaching, dan mentoring.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Maximilian Agatisianus terpilih sebagai Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) periode 2026-2029. Maximilian terpilih berdasarkan Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) IMA di Hotel El Royale, Bandung, pada Sabtu (24/10/2026) sore.

Dalam kepemimpinannya untuk tiga tahun ke depan, Maximilian berkomitmen melanjutkan program-program keberlanjutan organisasi yang berorientasi pada jangka panjang, khususnya di bidang pemasaran dan kewirausahaan.

"Program-program IMA ini ditujukan untuk jangka panjang. Marketing sendiri kan bukan sesuatu yang jangka pendek seperti dagang biasa, dan flagship kita ada di kewirausahaan yang sifatnya juga jangka panjang," ujar Maximilian usai gelaran munas.

1. Ada tiga program kerja yang akan difokuskan

Ilustrasi UMKM. (IDN Times/Aditya Pratama)

Lebih lanjut, Maximilian membeberkan tiga tujuan strategis utama yang bakal diusungnya, mencakup penguatan kewirausahaan, profesionalisme pemasaran melalui sertifikasi, serta isu keberlanjutan.

"Yang utama ada tiga strategic objectives. Pertama, mendukung kewirausahaan. Kedua, profesionalisme pemasaran melalui sertifikasi, terutama Certified Professional Marketer (CPM) Asia yang sudah diakui di tingkat Asia dan paling banyak ada di Indonesia," kata dia.

"Ketiga, sustainability di mana IMA berperan aktif mendukung SDGs melalui pengurangan emisi dan penanaman pohon," ujarnya.

2. IMA bukan organisasi politik

Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) IMA periode sebelumnya, Taufik, menjelaskan bahwa proses pemilihan Presiden IMA berjalan cepat karena tradisi musyawarah mufakat yang berlandaskan Pancasila telah dibangun jauh sebelum hari pelaksanaan munas.

"IMA ini organisasi yang memperkuat profesi pemasaran dan berbasis Demokrasi Pancasila sejak didirikan tahun 1996, bukan organisasi politik. Kalau prosesnya terlihat cepat hari ini, itu karena diskusi dan musyawarah informal sudah kita lakukan jauh-jauh hari," kata Taufik.

Taufik menambahkan, tuntutan dan harapan masyarakat serta pemerintah daerah terhadap peran IMA cukup tinggi, mulai dari dorongan pengembangan pariwisata hingga pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Pembinaan UMKM itu membutuhkan dana yang tidak kecil. Karena itu, dicari sosok dari perusahaan besar seperti Astra yang organisasinya sudah mapan, sehingga memiliki sumber daya untuk mendukung program-program tersebut. Hasilnya, perwakilan dari 103 chapter sepakat secara mufakat memilih Pak Maxi," ungkapnya.

3. UMKM diklaim banyak yang tertarik

Ilustrasi UMKM. (IDN Times/Aditya Pratama)

Kemudian, Taufik juga menyoroti keunikan kontribusi IMA dalam mendampingi pelaku UMKM, salah satunya lewat ajang IMA UMKM Award yang berfokus pada pendampingan branding, coaching, hingga mentoring.

"Antusiasme UMKM luar biasa. Dari target awal 1.000 peserta untuk periode 2023 hingga 2026, kini sudah mencapai 2.430 peserta. Keunikan IMA ada pada pembinaan branding dan legalitas yang tidak banyak ditemui di tempat lain," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article