Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Masjid Al Jabbar Sediakan 19 Ribu Takjil Gratis Selama Bulan Ramadan
Masjid Al Jabbar (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Masjid Raya Al Jabbar Bandung menyiapkan 19.300 paket takjil gratis selama Ramadan 2026, serta 10.000 paket sahur khusus untuk jamaah yang beriktikaf di sepuluh malam terakhir.
  • Beragam kegiatan keagamaan digelar, mulai dari Salat Tarawih dengan dua pilihan rakaat, Kuliah Subuh dan Duhur, hingga peringatan Nuzulul Quran serta takbir akbar menjelang Idul Fitri.
  • Persiapan Ramadan dilakukan sejak jauh hari oleh panitia khusus, dengan pendanaan mandiri masjid dan dukungan Biro Kesra Jawa Barat untuk mendukung seluruh program ibadah dan sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Masjid Raya Al Jabbar di Bandung menyediakan 19.300 paket takjil gratis selama bulan Ramadan 2026, serta berbagai kegiatan ibadah seperti salat tarawih, kuliah subuh, dan iktikaf.
  • Who?
    Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Umum DKM Masjid Al Jabbar, KH Tata Sukayat, bersama panitia Ramadan dan dukungan dari Biro Kesra Jawa Barat.
  • Where?
    Masjid Raya Al Jabbar berlokasi di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.
  • When?
    Program berlangsung sepanjang bulan Ramadan 2026, dengan persiapan dilakukan sejak jauh hari sebelum awal puasa.
  • Why?
    Kegiatan ini bertujuan memfasilitasi masyarakat dalam berbuka puasa bersama dan memperdalam ibadah selama Ramadan melalui berbagai program keagamaan.
  • How?
    Penyediaan takjil dan sahur dilakukan secara mandiri oleh keuangan masjid dengan rencana dukungan tambahan dari Biro Kesra Jawa Barat; distribusi menyesuaikan jumlah jamaah harian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Masjid Raya Al Jabbar turut menyediakan takjil gratis selama bulan suci Ramadan 2026. Warga bisa datang langsung sembari menunaikan ibadah salat tarawih di masjid yang berlokasi di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung ini.

Masjid Raya Al Jabbar juga bisa menjadi alternatif untuk memperdalam ilmu Islam selama Ramadan, karena ada beberapa program yang diberikan seperti iktikaf hingga kuliah Subuh.

Ketua Umum DKM Masjid Al Jabbar, Tata Sukayat mengatakan, sebagai pengelola masjid persiapan untuk menyambut bulan suci ini sidak dilakukan sejak jauh-jauh hari. Tim untuk mengurus semua program juga sudah dibentuk.

"Kami sudah siapkan panitia khusus, panitia Ramadan," kata Tata, Senin (23/2/2026).

1. Banyak program disediakan untuk umat beribadah

Puluhan Ribu Warga Salat Idul Adha Perdana Masjid Al Jabbar (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Tata melanjutkan, pada awal Ramadan kemarin pihaknya juga telah menggelar munggahan untuk menyambut Ramadan. Sesi itu juga melibatkan pemberian santunan terhadap 400 anak yatim.

Dia memastikan, Ramadan tahun ini ada beberapa kegiatan rutin harian. Seperti Salat Tarawih yang juga dilengkapi dengan kultum. Lalu ada juga Kuliah Subuh dan Duhur.

"Ini yang untuk rutin hariannya," jelasnya.

2. Gubernur Dedi Mulyadi dikabarkan akan mampir ke Masjid Al Jabbar

Puluhan Ribu Warga Salat Idul Adha Perdana Masjid Al Jabbar (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Kemudian ada beberapa program yang mengikuti momentum. Misalnya peringatan Malam Nuzulul Quran. Lalu di 10 malam terakhir, masjid juga mempersilahkan bagi masyarakat yang hendak melaksanakan iktikaf. Penghujung Ramadan, akan digelar takbir semalam suntuk, dan ditutup Salat Idul Fitri pada 1 Sawalnya.

"Kami juga berharap jika tidak di Safari Ramadan bisa di Salat Idul Fitri. Pak Gubernur Dedi Mulyadi bisa hadir," kata dia.

3. Sahur juga disediakan namu terbatas

Masjid Al Jabbar (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Masjid Raya Al Jabbar juga menyediakan takjil gratis di setiap harinya. Itu memfasilitasi masyarakat yang ingin buka bersama di masjid. Total 19.300 paket takjil disediakan. Tapi itu hitung selama 30 hari atau satu Bulan Ramadan.

"Kalau jumlah harian menyesuaikan. Biasanya 10 hari terakhir itu lebih banyak, " kata K H Tata Sukayat.

Masjid Al Jabbar juga akan menyediakan paket sahur. Rencananya 10.000 paket. Tapi itu hanya dilaksanakan pada 10 hari terakhir. Hal itu termasuk memfasilitasi bagi jamaah yang tengah iktikaf.

Paket takjil maupun sahur itu sejauh ini dicover mandiri oleh keuangan masjid dan rencana ada dukungan dari Biro Kesra Jawa Barat. Konsepnya memang sedikit berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya yang banyak mendapatkan cover dari dinas di lingkungan Pemprov Jawa Barat.

Hal itu juga bisa dampak dari efisiensi yang dilakukan di lingkungan Pemprov Jawa Barat. Sementara, pelaksanaan Salat Tarawih di Masjid Raya Al Jabbar kata Tata bisa dua pilihan, yaitu 11 dan 23 rakaat plus witir.

"Pertimbangannya kalau kami 23, yang 11 bisa ikut. Tapi kalau hanya 11, maka yang 23 harus nambah sendiri. Sehingga kami selenggarakan ya dua opsi. Kami laksanakan yang 22 rakaat kemudian di pertengahan yang melaksanakan 11 rakaat itu boleh memisahkan diri," kata dia.

Editorial Team