Bandung, IDN Times – Bandar Udara (Bandara) Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, masih belum berroperasi maksimal. Minat masyarakat terbang lewat bandara tersebut dianggap masih lesu.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan jika Bandara Kertajati punya problema dalam urusan konektivitas. Maksudnya, Bandara Kertajati tak mudah diakses via jalur darat dari beberapa daerah di Jawa Barat. Misalnya, dari Kota Bandung, Ibu Kota Jawa Barat, Bandara Kertajati dianggap terlalu jauh karena berjarak 68 km.
Padahal, Bandara Kertajati yang dapat melayani 5,6 juta pengunjung itu merupakan satu-satunya landasan udara komersial kelas internasional di Jawa Barat. Tak hanya itu, dengan luas 1.800 hektare, sejauh ini Kertajati juga merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia.
Lalu mengapa bandara tersebut masih belum dapat menarik perhatian pelancong?
