Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KPU Gelar Debat Kandidat Pilwalkot Bandung Mulai Pukul 21.30 WIB
IDN Times/Istimewa

Bandung, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jadwal debat pertama calon wali kota dan wakil wali kota Bandung pada 30 November 2024. Rencananya debat tersebut bakal dilaksanakan di Sudirman Grand Ballroom pada pukul 21.00 WIB.

Jam debat pun dianggap kurang pas untuk menjaring suara masyarakat yang ingin menyaksikan para calon menjabarkan visi dan misi mereka sesuai dengan tema yang sudah ditetapkan. Waktu pelaksanaan terlalu malah sehingga ditakutkan tidak banyak masyarakat umum menyaksikan.

"Saya menyoroti jamnya memang terlalu malam. Walaupun nanti disiarkan di televisi atau kanal media soaial tapi kan harusnya ada yang menonton ketika mereka berdebat" kata Direktur Eksekutif Indonesian Politics Research & Consulting (IPRC), Indra Purnama kepada IDN Times, Minggu (27/10/2024).

1. Harusnya dibuat lebih awal

IDN Times/Debbie Sutrisno

Dia menuturkan, jadwal jam untuk debat semestinya dibuat lebih awal dari pukul 21.00 WIB atau jam 9 malam tersebut. Apalagi hari yang dipilih ada Rabu di mana keesokan harinya masyarakat harus tetap bekerja dan butuh istirahat dibandingkan menyaksikan debat cawalkot.

Jika memang tidak disiarkan di televisi ketika jamnya dimajukan, itu tidak masalah karena sekarang masyarakat pun lebih banyak yang menyaksikan di kanal media sosial, seperti Instagram atau Youtube.

"Ya sama kaya dulu ketika pendaftaran kan ada live di media sosial. Nah ini juga bisa dipakai sebenarnya jadi kanal untuk nonton debat nanti," kata dia.

2. Tak bisa jadi penentu pilihan masyarakat

https://images.app.goo.gl/KPqiyP48wkXEiinp8

Indra pun menilai bahwa debat secara langsung seperti sekarang belum bisa menjadi penentu masyarakat menentukan pilihan akan mencoblos siapa. Debat hanya menjadi ajang untuk para calon menjabarkan visi misi secara langsung dan saling menilai kehandalan mereka dalam berpikir.

Sayangnya, debat ini jarang sekali yang kemudian memberi efek besar pada calon tertentu mendapatkan suara dari swing voters khususnya.

"Sekarang sudah banyak cara berkampanye dan menjabarkan visi misinya. Debat seperti ini memang belum pasti dapat suara besar walaupun dianggap bagus pas debatnya," kata dia.

3. Ini tema debat pertama Pilwalkot Bandung

Dok. Humas Pemkot Bandung

Ketua KPU Kota Bandung Khoirul Anam Gumilar Winata mengatakan bahwa tema debat ini akan berfokus pada isu-isu internal seperti kemacetan, penanggulangan sampah, mitigasi bencana seperti banjir, serta persoalan tata ruang dan permukiman.

"Pada debat perdana ini, dalam setiap sesinya, sudah dirumuskan oleh tim perumus dari beberapa ahli maupun akademisi pada bidangnya," kata Anam di Bandung, Jumat.

Anam mengemukakan bahwa debat juga akan mencakup pembahasan terkait dengan proyek strategis nasional serta interkonektivitas antarkabupaten/kota di sekitar Kota Bandung yang semuanya memerlukan perhatian dalam perencanaan kota yang matang.

Menurut dia, salah satu poin penting dalam debat ini adalah bagaimana para calon akan menangani isu kemacetan yang selama ini menjadi permasalahan utama di Bandung, serta bagaimana memitigasi dampak bencana dan melakukan reformasi birokrasi yang efektif.

Untuk debat pasangan calon dijadwalkan berlangsung di Sudirman Grand Ballrom, Bandung, Jawa Barat, pada pukul 21.00 WIB.

4. Debat dilakukan selama 120 menit

Dok. Humas Pemkot Bandung

Dalam pelaksanaan debat, lanjut dia, selama 120 menit yang disiarkan oleh salah satu televisi penyelenggara. Dalam debat ini, calon wali kota maupun calon wakil wali kota akan hadir bersama.

"Kami menyiapkan lima panelis yang terdiri atas praktisi dan akademisi akan turut serta dalam proses debat serta membantu menggali lebih dalam pandangan dan solusi yang diusung oleh para calon," katanya.

Pada perumusan debat, pihaknya juga melibatkan diskusi dengan pemerintah daerah, dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Kota Bandung, untuk memastikan tema yang diangkat sesuai dengan target pemerintah daerah setempat.

"Selain itu, kami melibatkan pakar dan akademisi dalam diskusi kelompok terarah yang telah diadakan sebelumnya," kata Anam.

Melalui debat ini, dia berharap masyarakat bisa lebih memahami program kerja dan solusi yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan pada Pilkada Serentak 2024.

Ia menegaskan bahwa debat ini merupakan ruangnya masyarakat untuk menyaksikan secara langsung, bagaimana ide, gagasan, pemikiran, serta visi dan misi dari masing-masing pasangan calon.

Sebelumnya, KPU Kota Bandung telah menyatakan keempat pasangan calon pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung memenuhi syarat administratif untuk maju sebagai peserta pilkada, 27 November 2024.

Keempat paslon tersebut, yaitu Haru Suandharu-Dhani Wirianata, Arfi Rafnialdi-Rena Iskandar Ma'soem, Muhammad Farhan-Erwin, dan Dandan Riza Wardana-Arif Wijaya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article