Bandung, IDN Times - Perjalanan hidup seseorang sering kali tidak berjalan lurus. Bagi Siti Patimah Azzahra, kehidupan justru dipenuhi berbagai tantangan sejak masa muda.
Lahir dari keluarga sederhana, Siti tumbuh dengan pemahaman bahwa tidak semua hal dapat diraih dengan mudah. Namun dari keterbatasan itu pula ia belajar satu prinsip penting: selalu bersyukur atas setiap proses yang dijalani.
Masa kuliah menjadi salah satu periode paling berat dalam hidupnya. Ia harus menghadapi keterbatasan finansial, skripsi yang tak kunjung selesai, serta tekanan hidup yang datang hampir bersamaan.
Situasi tersebut bahkan sempat diperparah dengan ancaman mutasi pekerjaan ke lokasi yang jauh dari kampus. Kondisi ini hampir menggagalkan mimpinya untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
