Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ketika Anak-anak Belajar Peduli Lingkungan Lewat Edukasi Food Waste
Ketika Anak-anak Belajar Peduli Lingkungan Lewat Edukasi Food Waste (Dok. Pruf Ritz)
  • Kegiatan edukasi lingkungan di Sookses School mengenalkan anak-anak pada isu food waste dan pengelolaan sampah melalui permainan interaktif agar lebih mudah dipahami dan menyenangkan.
  • Kolaborasi antara Pruf Ritz Communications Hub dan Surplus Community dinilai efektif menumbuhkan kepedulian lingkungan generasi muda lewat pendekatan kreatif seperti Gerobak JuLing di sekolah-sekolah.
  • Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung pendidikan berkelanjutan, membentuk karakter peduli lingkungan, serta memperkuat nilai sosial di masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Kesadaran menjaga lingkungan dapat dibangun sejak usia dini melalui kegiatan belajar yang menyenangkan. Salah satu isu yang mulai dikenalkan kepada anak-anak adalah pentingnya mengurangi pemborosan makanan atau food waste yang berdampak pada lingkungan.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi Pruf Ritz Communications Hub dan Surplus Community yang menggelar kegiatan edukasi lingkungan bagi sekitar seratus siswa Sookses School. Kegiatan berlangsung bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai pengelolaan sampah hingga pentingnya mengurangi limbah makanan melalui pendekatan interaktif. Pembelajaran dikemas dalam bentuk permainan dan aktivitas kelompok agar lebih mudah dipahami.

Selain memberikan pengetahuan baru, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini sekaligus membentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Siswa belajar memilah sampah dan mengenal dampak food waste

Ketika Anak-anak Belajar Peduli Lingkungan Lewat Edukasi Food Waste (Dok. Pruf Ritz)

Kegiatan diawali dengan sesi edukasi mengenai dampak limbah makanan terhadap lingkungan yang disampaikan oleh tim Surplus Community. Selanjutnya, peserta diperkenalkan pada cara memilah sampah organik dan anorganik yang dapat diterapkan di rumah.

Agar proses belajar lebih menarik, siswa mengikuti berbagai permainan edukatif dan aktivitas menggunakan media gambar berwarna. Pendekatan tersebut mendorong anak-anak berpikir kritis sekaligus berani menyampaikan pendapat.

Founder Pruf Ritz Communications Hub, Alfawzia Nurrahmi, mengatakan pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan maupun sesama.

“Pendidikan juga tentang membangun empati, tanggung jawab, dan kesadaran bahwa kita hidup berdampingan dengan sesama manusia, hewan, dan lingkungan. Karena itulah kami memilih menghadirkan kegiatan yang dapat menanamkan kepekaan tersebut sejak dini,” ujarnya.

Setelah sesi edukasi selesai, seluruh peserta mengikuti makan siang bersama dalam suasana kebersamaan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

2. Kolaborasi dinilai penting membangun kepedulian lingkungan

Ketika Anak-anak Belajar Peduli Lingkungan Lewat Edukasi Food Waste (Dok. Pruf Ritz)

Surplus Indonesia menilai kolaborasi lintas komunitas memiliki peran penting dalam memperkenalkan isu lingkungan kepada generasi muda melalui pendekatan yang mudah dipahami.

Brand Store Manager Surplus Indonesia, Zuleika Almira, mengatakan pihaknya berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai program edukasi, termasuk Gerobak JuLing (Juicible Keliling).

"Kegiatan yang digagas oleh Pruf Ritz menjadi pengalaman yang hangat dan penuh makna. Sebagai komunitas yang berfokus pada edukasi pangan berlebih, Surplus Community turut hadir untuk mendampingi adik-adik belajar melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, termasuk dengan kehadiran Gerobak JuLing (Juicible Keliling) di sekolah-sekolah. Kami berharap dapat terus konsisten menghadirkan program edukatif yang bermanfaat dan menjangkau lebih banyak anak," ujarnya.

Pendiri Sookses School, Dewa Klasik Alexander, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengalaman yang berkesan bagi para siswa. Menurutnya, nilai-nilai yang diperkenalkan melalui kegiatan semacam ini dapat terus diingat dan diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

3. Pendidikan lingkungan diharapkan memberi dampak berkelanjutan

ilustrasi ajakan menjaga lingkungan (pexels.com/Artem Podrez)

Sookses School merupakan sekolah nirlaba yang menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak duafa dan yatim melalui pendekatan learning through play. Sejak kembali aktif pada 2021, sekolah tersebut terus mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung proses belajar peserta didik.

Bagi Pruf Ritz, kegiatan edukasi lingkungan menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan nilai-nilai sosial di masyarakat.

Perusahaan yang bergerak di bidang layanan bahasa dan komunikasi profesional itu juga aktif mengembangkan program pelatihan, magang, pengembangan keterampilan kerja, hingga kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan komunitas.

“Terima kasih atas kebaikan hati dan kunjungannya di Sookses School. Percayalah, apa yang telah dilakukan oleh teman-teman Pruf Ritz dan Surplus pada hari ini akan membekas di kenangan dan hati siswa-siswi kami. Akan ada dari mereka yang mengingat nilai-nilai kebaikan yang sudah diajarkan, membawanya dalam keseharian hingga kelak dewasa, bahkan menyampaikannya kepada orang lain. Nilai kebaikan kalian akan terus tumbuh," ujar Pendiri Sookses School, Dewa Klasik Alexander.

Melalui kolaborasi bersama Surplus Indonesia dan Sookses School, Pruf Ritz berharap semakin banyak pihak dari kalangan pendidikan, dunia usaha, komunitas, maupun masyarakat yang terlibat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.

Editorial Team

Related Article