Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM, memperingatkan risiko longsor akibat alih fungsi kebun teh menjadi perkebunan sayur di kawasan Bandung Selatan. Menurutnya, perubahan tutupan lahan di wilayah lereng pegunungan harus memperhatikan fungsi konservasi agar tidak meningkatkan kerentanan terhadap bencana.
KDM menegaskan, peringatannya kepada masyarakat di Pangalengan dan Ciwidey, Kabupaten Bandung, bukan untuk mencampuri konflik agraria yang terjadi di kawasan perkebunan. Ia menyoroti pentingnya mempertahankan tanaman yang berfungsi menjaga kondisi lingkungan.
"Saya tidak ada urusan dengan konflik agrarianya, tapi yang saya tekankan adalah jangan menebang tanaman yang memiliki fungsi konservasi, menjaga lingkungan dari ancaman bencana," kata KDM, Kamis (29/10/2026).
