Jalan Bergelombang Telan Korban, Truk Fuso Timpa Xenia di Sukabumi

- Xenia tak bisa menghindar saat truk terguling, sopir terluka ringan
- Warga soroti jalan bergelombang dan minim fasilitas keselamatan
- Warga desak perbaikan jalan segera untuk menghindari kecelakaan serupa di masa depan
Kabupaten Sukabumi, IDN Times - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Provinsi Jawa Barat Jampangtengah–Kiaradua, tepatnya di Kampung Padabeunghar, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Selasa (20/1/2026) pagi. Insiden tersebut melibatkan truk Mitsubishi Fuso dan minibus Daihatsu Xenia.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda Wangsit Edhi Wibowo menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.15 WIB saat truk Fuso bermuatan penuh kardus melaju dari arah Jampangtengah menuju Cikembar.
“Di lokasi kejadian, kondisi jalan menikung ke kiri dan permukaannya bergelombang. Diduga pengemudi truk kehilangan kendali hingga kendaraan terguling ke sisi kanan jalan,” ujar Wangsit.
1. Xenia dari aral berlawanan tak sempat menghindar, sopir terluka

Saat truk terguling, dari arah berlawanan melaju Daihatsu Xenia bernomor polisi T 1413 SA. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan tak terhindarkan. Truk yang bermuatan berat tersebut ambruk dan menimpa bagian depan mobil minibus.
“Posisi truk jatuh ke kanan dan langsung mengenai bagian depan Xenia,” kata Wangsit.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kecelakaan itu diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Meski mobil yang dikemudikannya mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan, pengemudi Xenia Yadi Supriyadi (41 tahun) berhasil selamat. Warga Cikole, Kota Sukabumi itu hanya mengalami luka ringan.
“Korban mengalami luka sobek di jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan serta lebam di dahi. Saat ini sudah mendapatkan penanganan medis,” kata Wangsit.
2. Warga soroti jalan rawan dan minim fasilitas keselamatan

Polisi menyebutkan, cuaca saat kejadian dalam kondisi cerah dan arus lalu lintas relatif lancar. Namun, kontur jalan yang bergelombang dan menikung tajam dinilai menjadi faktor utama kecelakaan, terutama bagi kendaraan bertonase besar.
“Di sisi kiri jalan terdapat tebing, sementara sisi kanan merupakan lahan kosong. Kami mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan besar bermuatan, agar lebih waspada saat melintasi jalur ini,” katanya.
Sementara itu, warga setempat Devi Fujianto (37) menyebut kondisi jalan Padabeunghar memang sudah lama dikeluhkan. Selain bergelombang dan miring, jalur tersebut juga minim penerangan, marka jalan, serta rambu lalu lintas.
“Sudah sering terjadi kecelakaan, apalagi malam hari. Bahkan Juni 2025 lalu, di lokasi ini juga pernah ada truk fuso menimpa mobil hingga pengemudinya meninggal dunia,” ungkap Devi.
3. Warga desak perbaikan jalan segera

Insiden tersebut menyedot perhatian warga dan pengguna jalan yang turut membantu proses evakuasi kendaraan. Warga kembali mendesak pemerintah dan instansi terkait agar segera melakukan perbaikan menyeluruh.
“Ini menyangkut keselamatan dan nyawa. Jangan tunggu korban bertambah baru jalan ini diperbaiki,” ujar Devi.
Saat ini, Satlantas Polres Sukabumi telah mengevakuasi kedua kendaraan dan mengamankan identitas pengemudi untuk penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.


















