Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Investigasi Inspektorat Mentok, KDM Akan Temui Wabup dan Sekprinya
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Investigasi Inspektorat Pemprov Jabar atas dugaan kekerasan seksual yang menyeret Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila selesai, tetapi belum menghasilkan kesimpulan jelas.
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut seluruh pihak yang diperiksa membantah adanya peristiwa tersebut, sehingga hasil investigasi belum dapat diumumkan.
  • Dedi Mulyadi akan mendatangi Pemda Sumedang untuk meminta keterangan langsung dari bupati, wakil bupati, istri wakil bupati, dan sekretaris pribadi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kemarin

KDM menugaskan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan internal terkait dugaan kekerasan seksual yang menyeret Wakil Bupati Sumedang.

Sabtu (12/9/2026)

KDM menyatakan investigasi Inspektorat telah selesai, tetapi tidak menghasilkan kesimpulan karena seluruh pihak yang diperiksa membantah adanya peristiwa tersebut.

hari Senin

KDM berencana mengunjungi Pemda Sumedang untuk meminta keterangan langsung dari Bupati, Wakil Bupati, istri Wakil Bupati, dan sekretaris pribadinya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Investigasi Pemprov Jawa Barat atas dugaan kekerasan seksual yang menyeret Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila telah selesai, tetapi belum menghasilkan kesimpulan karena seluruh pihak yang diperiksa membantah adanya peristiwa tersebut.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Inspektorat Pemprov Jawa Barat, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, Bupati Sumedang, istri Wakil Bupati, dan sekretaris pribadi yang berkaitan dengan polemik.
  • Where?
    Pemeriksaan dilakukan oleh Inspektorat Pemprov Jawa Barat. Dedi Mulyadi berencana mendatangi Pemerintah Daerah Sumedang untuk meminta keterangan langsung.
  • When?
    Hasil pemeriksaan disampaikan Dedi Mulyadi pada Sabtu, 12 September 2026. Ia menyatakan akan berkunjung ke Pemda Sumedang pada hari Senin.
  • Why?
    Dedi Mulyadi ingin menggali informasi langsung karena pemeriksaan Inspektorat tidak menemukan satu pun pihak yang mengakui adanya peristiwa dugaan kekerasan seksual tersebut.
  • How?
    Dedi Mulyadi akan berdialog secara langsung dan personal dengan Bupati, Wakil Bupati, istri Wakil Bupati, serta sekretaris pribadi untuk meminta keterangan mengenai kejadian yang dipolemikkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bingung karena pemeriksaan soal dugaan kekerasan seksual di Sumedang belum menemukan jawaban. Semua orang yang diperiksa bilang kejadian itu tidak ada. Sekarang Dedi mau datang ke Sumedang hari Senin. Ia akan bicara langsung dengan bupati, wakil bupati, istrinya, dan sekretarisnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Langkah lanjutan yang ditempuh Gubernur Jawa Barat menunjukkan perhatian agar polemik ini tidak berhenti pada kebuntuan pemeriksaan internal. Setelah Inspektorat menjalankan mandatnya, rencana dialog langsung dengan pihak-pihak terkait membuka ruang klarifikasi yang lebih personal dan hati-hati, sembari tetap menghormati peran kelembagaan dalam proses pemeriksaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Hasil investigasi Pemprov Jabar terhadap dugaan kekerasan seksual yang menyeret Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila telah selesai dilakukan. Namun,.Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM merasa kurang puas karena para terduga pelaku tidak mau mengakui.

Berdasarkan pemeriksaan Inspektorat, KDM mengatakan, tidak ada satu pun pihak yang diperiksa mengakui adanya peristiwa sebagaimana yang menjadi polemik tersebut. Hal ini cukup membuat gubernur bingung.

"Kalau kita berdasarkan investigasi yang ada di Inspektorat, enggak ada yang bisa diumumin. Kenapa enggak ada yang bisa diumumin? Semua pihak mengakui perbuatannya tidak pernah ada," kata KDM, dikutip Sabtu (12/9/2026).

1. Semua pihak yang diperiksa tidak mengakui peristiwa itu ada

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Inspektorat juga belum bisa mengumumkan secara jelas hasil dari investigasi ini karena memang tidak ada kesimpulan yang tepat. KDM menegaskan, seluruh pihak yang diperiksa justru memberikan keterangan yang membantah adanya peristiwa tersebut.

"Semua pihak yang diperiksa oleh Inspektorat tidak ada satu pun yang mengakui peristiwa itu ada. Semua membantah mengatakan tidak ada peristiwa itu," ujarnya.

Kendati begitu, KDM mengatakan polemik tersebut masih terus menjadi perhatian sehingga dirinya akan turun langsung ke Sumedang untuk menggali informasi dari para pihak.

2. Dedi Mulyadi turun tangan langsung cek fakta kebenarannya

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menunggangi kuda putih saat Kirab Budaya Tatar Sunda di Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

KDM berencana menemui Bupati Sumedang, Wakil Bupati Sumedang, istri Wakil Bupati, serta sekretaris pribadi yang berkaitan dengan polemik tersebut. Untuk meminta keterangan langsung seperti apa kejadiannya.

"Saya nanti hari Senin akan berkunjung langsung ke Pemda Sumedang. Nanti saya akan tanya Bupati, Wakil Bupati, istrinya, sekrinya, akan saya tanya langsung di situ," katanya.

KDM mengatakan, berbeda dengan pemeriksaan Inspektorat yang dilakukan dalam kapasitas kelembagaan, dirinya ingin melakukan dialog langsung dengan para pihak secara personal.

"Saya akan mengajak ngobrol sebagai orang tua pada anak-anaknya atau pada adik-adiknya. Sehingga saya nanti bisa mendapatkan kesimpulannya secara langsung," kata dia.

3. Belum puas terhadap hasil pemeriksaan inspektorat

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

KDM menegaskan, sebelumnya pemeriksaan memang diserahkan kepada Inspektorat karena lembaga tersebut memiliki tugas melakukan pemeriksaan internal pemerintahan.

"Kalau kemarin kan menugaskan Inspektorat karena memang tugasnya. Masa Gubernur langsung yang memeriksa kan enggak bagus," kata KDM.

Menurutnya, setelah Inspektorat melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan pihak yang mengakui adanya peristiwa tersebut, dirinya perlu menggali persoalan secara langsung.

"Karena Inspektorat sudah memeriksa hasilnya tidak ada, yaitu tidak ada satu pun yang mengakui peristiwanya ada, maka saya nanti akan segera bertemu dengan Bupati, Wakil Bupati, serta keluarganya untuk bicara dari hati ke hati," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article