Ini 18 Rute Metro Jabar Trans yang Bakal Dibangun pada 2026-2027

- Ada 18 rute Metro Jabar Trans yang akan beroperasi penuh pada 2027, melewati 12 kecamatan dan 32 desa di Kota Bandung serta puluhan terminal di lima wilayah.
- Bus MJT diluncurkan sejak akhir 2024 dengan penamaan ulang dari BRT menjadi MJT untuk penyediaan transportasi massal terintegrasi.
- Mahasiswa dari Bandung ke Sumedang hanya perlu membayar Rp2.000 sekali jalan dengan adanya tarif kompetitif bagi para mahasiswa dalam transformasi transportasi publik di kawasan Bandung Raya.
Bandung, IDN Times - Kementerian Perhubungan bersama Pemprov Jabar dan sejumlah pemda di Bandung Raya tengah merampungkan rencana pembangunan transportasi umum Metro Jabar Trans (MJT) yang bakal dijalankan paa 2026 dan 2027. Nantinya jumlah rute lebih banyak dan armada pun terus ditambah.
Mengutip laman transportforbandung, Bank Dunia telah merilis dokumen program proyek MJT di Cekungan Bandung. Nantinya sebanyak 18 rute MJT bakal beroperasi penuh pada 2027, di mana angkanya berkurang di mana sebelumnya ada 21 rute yang dipersiapkan.
Infrastruktur off-corridor akan mulai dibangun pada tahun ini untuk lima rute prioritas. Jumlahnya dari semula 242 halte menjadi 248 halte.
1. Ada rute diperpanjang, ada juga yang baru dibangun

Jalur MJT yang direncanakan akan melewati 12 kecamatan dan 32 desa di Kota Bandung. Sementara itu, puluhan terminal tersebut tersebar di lima wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, dan Kota Cimahi. Berikut rute yang akan dilewati:
1. Cibiru-Kelapa
2. Lembang-Taman Tegallega
3. Leuwipanjang-Dipatiukur-Dago
4. Elang-Riau
5. Ciroyom-Pajajaran-Antapani
6. Dago-Leuwipanjang-Cibaduyut
7. Padalarang-Alun alun Bandung
8. Jatinangor-Dipatiukur via Tol
9. Cicaheum-Cimahi
10. Ledeng-Antapani
11. Cicaheum-Kalapa
12. Tegalluar-Stasiun Hall
13. Soreang-Terminal Tegallega
14. Jatinangor-Cibeuruem
15. Majalaya-Baleendah-Leuwipanjang
16. Banjaran-Baleendah-BEC
17. Sarijadi-Antapani
18. Cicaheum-Sarijadi
2. Bus MJT dilucurkan sejak akhir 2024

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan penamaan ulang (Rebranding) Bus Rapid Transit (BRT) Cekungan Bandung atau Bandung Raya, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 31 Desember 2024. Penamaan ulang BRT menjadi Metro Jabar Trans (MJT) merupakan komitmen Pemprov akan penyediaan transportasi massal terintegrasi. Dengan adanya penamaan ulang MJT ini, dapat mengingatkan masyarakat bahwa telah ada moda transportasi massal yang dapat menjadi solusi pengurai kemacetan Bandung Raya.
3. Mahasiswa dari Bandung ke Sumedang hanya bayar Rp2.000

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengoperasikan Halte ITB Ganesha A dan B, Senin ini, sekaligus mengumumkan rute Koridor 5 Metro Jabar Trans (MJT) rute Dipatiukur-Jatinangor, dengan tarif Rp2.000 sekali jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dhani Gumelar, usai peresmian, menyampaikan langkah strategis ini ditunjukkan bagi para mahasiswa, yang menegaskan Pemprov Jabar menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam transformasi transportasi publik di kawasan Bandung Raya dengan skema tarif yang sangat kompetitif.
Selain kehadiran halte di kawasan ITB yang letaknya di tengah kota, tarif yang diberlakukan bagi mahasiswa hanya sebesar Rp2.000, ini juga jadi perhatian karena merupakan angka yang jauh di bawah rata-rata biaya operasional kendaraan pribadi untuk rute lintas wilayah tersebut.
"Mahasiswa cukup membayar Rp2.000 selama memiliki kartu mahasiswa, termasuk mahasiswa ITB. Untuk umum tarifnya Rp4.900 flat, sejauh apa pun jaraknya," ujar Dhani yang menyebut kemudahan aksesibilitas tarif adalah pilar utama pelayanan ini.

















