Bandung, IDN Times - Industri air minum dalam kemasan (AMDK) tengah menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari pengelolaan sumber daya air hingga tekanan ekonomi global yang memengaruhi rantai pasok. Kondisi tersebut membuat pelaku industri perlu memperkuat konsolidasi dan kolaborasi di tingkat daerah maupun nasional.
Hal itu menjadi salah satu sorotan dalam Musyawarah Daerah (Musda) I Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Kegiatan tersebut digelar di Soreang dan diikuti lebih dari 150 anggota industri AMDK.
Musda ini menjadi momentum bagi pelaku industri untuk menyusun arah organisasi sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi perubahan industri yang terus berkembang. Selain itu, forum ini juga menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan industri AMDK.
Wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten sendiri dinilai memiliki peran penting sebagai kontributor utama industri AMDK nasional. Karena itu, penguatan organisasi di kawasan ini dianggap strategis untuk menjaga kualitas produk sekaligus keberlanjutan industri.
