Harimau Bandung Zoo (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Farhan memastikan langkah cepat kini difokuskan pada penguatan sistem bio sekuriti di kawasan kebun binatang. Mengingat lokasi yang berada dekat permukiman warga serta tingginya mobilitas pengunjung, pengamanan kesehatan satwa menjadi prioritas utama.
Selain itu, Pemkot Bandung akan menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Kehutanan, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola kebun binatang.
"Kasus ini harus menjadi titik balik untuk memperbaiki sistem pengelolaan secara total," katanya.
Sebagai lembaga konservasi, kebun binatang juga dituntut tetap menjalankan fungsi utamanya, yakni menjaga keberlangsungan reproduksi satwa langka. Farhan menyatakan, program penangkaran tidak boleh berhenti bahkan ke depan akan dikembangkan hingga tahap pelepasliaran satwa.
Ia juga menyoroti pentingnya pengembangbiakan satwa endemik Jawa Barat sebagai bagian dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati daerah.
Dalam waktu satu bulan ke depan, Pemkot Bandung menargetkan pembenahan tata kelola selesai dilakukan. Pemerintah juga akan menunjuk lembaga konservasi berbadan hukum sebagai mitra resmi dalam pengelolaan kebun binatang.