Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Hilang Tiga Hari saat Mancing di Waduk Cirata, Irfan Ditemukan Wafat
    Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
    • Ifan Sanusi (31) ditemukan meninggal setelah hilang tiga hari saat memancing bersama istrinya di Waduk Cirata, Bandung Barat.

    • Korban diduga tenggelam setelah istrinya mendengar dua kali suara ceburan; barang pribadi, ponsel, dan joran pancing ditemukan di geladak.

    • Tim SAR Gabungan menemukan jenazah sekitar 100 meter dari lokasi kejadian pada hari ketiga pencarian, lalu mengevakuasinya ke rumah duka.

    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
    17 Oktober 2026

    Ifan Sanusi hilang saat memancing di Waduk Cirata bersama istrinya. Setelah terdengar dua kali suara ceburan sekitar pukul 02.00 WIB, korban tidak ditemukan; laporan diterima SAR pukul 15.55 WIB dan tim rescue diberangkatkan pukul 16.10 WIB.

    19 Oktober 2026

    Pada hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan menyisir area waduk dan menemukan Ifan meninggal dunia sekitar 100 meter dari lokasi kejadian pada pukul 08.00 WIB. Jenazah dievakuasi ke rumah duka, lalu operasi SAR diusulkan ditutup setelah evaluasi pukul 08.30 WIB.

    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
    • What?
      Ifan Sanusi (31), pemancing yang hilang selama tiga hari di Waduk Cirata, ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan.
    • Who?
      Ifan Sanusi, istrinya, Tim SAR Gabungan, Kantor SAR Bandung, Polsek Cipeundeuy, warga setempat, dan keluarga korban terlibat dalam penanganan kejadian.
    • Where?
      Korban hilang di area geladak pemancingan Waduk Cirata, Kampung Citatah Blok Cisuru, Desa Nangeleng, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat.
    • When?
      Korban dilaporkan hilang pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Jenazahnya ditemukan pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB.
    • Why?
      Korban diduga tenggelam saat memancing. Istrinya mendengar dua kali suara ceburan sekitar pukul 02.00 WIB, sementara pakaian, telepon genggam, dan joran korban ditemukan di lokasi.
    • How?
      Tim SAR menyisir area hingga radius 500 meter dengan perahu LCR Basarnas. Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, lalu dievakuasi ambulans ke rumah duka.
    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
    Ifan Sanusi hilang saat memancing dengan istrinya di Waduk Cirata. Istrinya mendengar suara air terciprat, lalu Ifan tidak ada. Tim SAR mencari selama tiga hari dengan perahu. Ifan ditemukan meninggal sekitar 100 meter dari tempat ia memancing. Jenazahnya dibawa dengan ambulans ke rumah keluarganya.
    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
    Di tengah peristiwa duka, respons cepat dan terkoordinasi dari Tim SAR Gabungan, kepolisian, serta unsur terkait menunjukkan kesigapan penanganan keadaan darurat. Pencarian yang dilakukan secara terarah dengan personel dan peralatan SAR air akhirnya memungkinkan korban ditemukan, dievakuasi, dan diserahkan kepada keluarga setelah tiga hari pencarian.
    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

    Bandung Barat, IDN Times - Seorang pemancing Ifan Sanusi (31 tahun) yang dinyatakan hilang di Waduk Cirata, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (17/10/2026), berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian.

    Adapun Ifan sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing bersama istrinya di area geladak pemancingan Waduk Cirata, Kampung Citatah, Blok Cisuru, RT 05/RW 01, Desa Nangeleng, Kecamatan Cipeundeuy.

    1. Korban diduga tenggelam saat memancing

    Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti)

    Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Bandung, korban sedang memancing bersama istrinya pada Sabtu dini hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, istri korban mendengar suara dua kali ceburan air dari sekitar lokasi pemancingan. Namun, saat itu korban belum diketahui keberadaannya.

    Sekitar pukul 05.00 WIB, saksi kemudian mencari korban, meski Ifan tidak ditemukan. Di sekitar geladak pemancingan, saksi hanya menemukan pakaian, telepon genggam, dan joran pancing milik korban. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan pihak kepolisian untuk mendapatkan bantuan pencarian.

    2. Tim SAR dikerahkan guna pencarian

    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, laporan mengenai kondisi membahayakan manusia tersebut dari Candra, anggota Polsek Cipeundeuy, pada Sabtu pukul 15.55 WIB. Pihaknya langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian.

    "Setelah menerima laporan dan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, kami memberangkatkan satu tim rescue dari Kantor SAR Bandung menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban," kata Ade, Senin (19/10/2026).

    Tim rescue Kantor SAR Bandung berangkat pada pukul 16.10 WIB dengan membawa satu unit truk personel. Tim diperkirakan menempuh perjalanan darat sekitar 78,6 kilometer menuju lokasi.

    "Dalam pencarian, Basarnas menyiapkan enam personel dengan sejumlah peralatan, termasuk satu set peralatan SAR air, alat komunikasi, serta alat pelindung diri," kata dia.

    3. Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian

    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)

    Pencarian terhadap korban dilanjutkan hingga hari ketiga. Pada Senin (19/10/2026), Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran sejak pagi. Pukul 07.00 WIB, tim melaksanakan briefing dan pembagian tugas.

    Setengah jam kemudian, kata dia, penyisiran dilakukan di sekitar lokasi kejadian dengan radius hingga 500 meter menggunakan perahu LCR Basarnas. Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 08.00 WIB, korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP).

    "Pada pukul 07.30 WIB, tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan radius pencarian 500 meter menggunakan perahu LCR Basarnas," kata Ade.

    Setelah ditemukan, jenazah Ifan dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka menggunakan ambulans untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan melakukan debriefing dan evaluasi pada pukul 08.30 WIB.

    "Operasi SAR kemudian diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ucapnya.

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Article