Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harga Cabai Merah di Jabar Melonjak hingga Rp135 Ribu per Kilogram
Aktivitas petani cabai rawit di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Madiun. IDN Times/Riyanto.
  • Harga cabai merah di Jawa Barat melonjak hingga Rp135 ribu per kilogram sejak akhir Mei 2026 akibat cuaca ekstrem yang mengganggu produksi di sentra pertanian.
  • Kenaikan harga juga terjadi pada cabai keriting, rawit merah, dan bawang merah karena pasokan berkurang serta kualitas panen menurun di berbagai daerah.
  • Pemprov Jabar melakukan langkah stabilisasi seperti Gerakan Pangan Murah, pemantauan harga harian, dan koordinasi dengan Satgas Pangan untuk menjaga ketersediaan pasokan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
29 Mei 2026

DKPP Jawa Barat mencatat awal kenaikan harga cabai di berbagai daerah. Harga cabai merah besar mulai menembus Rp135 ribu per kilogram akibat cuaca yang tidak bersahabat.

2 Juni 2026

Kepala DKPP Jabar, Linda Al Amin, menjelaskan bahwa kenaikan harga dipicu gangguan produksi karena cuaca ekstrem. Ia juga menyebut harga bawang merah masih tinggi dan pemerintah melakukan langkah stabilisasi melalui Gerakan Pangan Murah serta koordinasi dengan Satgas Pangan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Harga cabai merah di Jawa Barat melonjak tajam hingga mencapai Rp135 ribu per kilogram, disertai kenaikan pada beberapa jenis cabai dan bawang merah.
  • Who?
    Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat melalui Kepala DKPP Linda Al Amin melaporkan kondisi harga serta penyebab kenaikan tersebut.
  • Where?
    Kenaikan harga terjadi di berbagai kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat, termasuk sentra produksi seperti Garut, Cianjur, Tasikmalaya, dan Kabupaten Bandung Barat.
  • When?
    Kenaikan harga tercatat sejak 29 Mei 2026 dan dilaporkan kembali pada Selasa, 2 Juni 2026.
  • Why?
    Kenaikan dipicu cuaca ekstrem yang mengganggu produktivitas serta kualitas panen petani sehingga pasokan dari sentra produksi menjadi terbatas.
  • How?
    Pemerintah daerah melakukan langkah stabilisasi melalui Gerakan Pangan Murah, pemantauan harga harian, serta koordinasi dengan Satgas Pangan dan distributor untuk menjaga ketersediaan pasokan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Harga cabai di Jawa Barat jadi mahal sekali. Ada yang sampai seratus tiga puluh lima ribu rupiah satu kilo. Katanya karena cuaca jelek, jadi petani susah panen dan cabainya sedikit. Bawang merah juga masih mahal. Ibu Linda dari dinas pangan bilang pemerintah lagi berusaha supaya harga bisa turun dan makanan tetap ada buat semua orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun harga cabai dan bawang merah di Jawa Barat mengalami lonjakan akibat cuaca ekstrem, kondisi ini menunjukkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan. Melalui pemantauan harian, koordinasi dengan Satgas Pangan dan distributor, serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, distribusi bahan pokok tetap lancar dan pasokan dari sentra utama masih terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat mencatat adanya kenaikan harga cabai sejak 29 Mei 2026. Di sejumlah daerah wilayah Jabar harga cabai merah besar menembus Rp135 ribu per kilogram. Kondisi tersebut akibat cuaca yang belum bersahabat di sejumlah sentra produksi.

Cabai merah besar mengalami kenaikan tertinggi sebesar 8,46 persen dibanding sebelumnya, menjadi Rp74.735 per kilogram. Sementara cabai merah keriting naik 5,45 persen menjadi Rp62.184 per kilogram dan cabai rawit merah meningkat 3,45 persen menjadi Rp83.474 per kilogram.

1. Terbatas pasokan karena cuaca ekstrem

Harga cabai rawit merah di Bantul turun namun masih mashak6. (IDN Times/Daruwaskita)

Di sejumlah kabupaten/kota, harga cabai merah besar berada pada kisaran Rp58.333 hingga Rp135 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah mencapai Rp66.667 hingga Rp110 ribu per kilogram.

Kepala DKPP Jabar, Linda Al Amin mengatakan, kenaikan harga tersebut dipicu gangguan produksi akibat cuaca ekstrem yang berdampak terhadap produktivitas dan kualitas panen petani.

"Terbatasnya pasokan akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen serta belum adanya pasokan dari sentra penghasil cabai," ujar Linda dalam layanan pesan, Selasa (2/6/2026).

2. Produksi hasil pertanian cabai turut terdampak

Ilustrasi cabai rawit merah. (dok. Bapanas)

Selain cabai, komoditas bawang merah juga masih bertahan di level tinggi. Harga rata-rata komoditas tersebut mencapai Rp49.377 per kilogram, dengan rentang harga di sejumlah daerah antara Rp42.333 hingga Rp70 ribu per kilogram.

"Faktor penyebabnya adalah berkurangnya pasokan dari sentra produksi, akibat faktor cuaca yang berdampak pada produktivitas dan kualitas hasil panen," katanya.

3. Pemprov Jabar waspadai kenaikan harga cabai

Ilustrasi cabai rawit merah. (dok. Bapanas)

Kendati begitu, distribusi pangan secara umum masih berjalan lancar. Pasokan Jawa Barat masih ditopang sentra produksi utama seperti Garut, Cianjur, Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung Barat.

Pemerintah daerah kata dia, juga terus melakukan berbagai langkah stabilisasi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), pemantauan harga harian serta koordinasi dengan Satgas Pangan dan distributor.

Ke depan, risiko kenaikan harga cabai dan bawang merah masih perlu diwaspadai, seiring memasuki musim kemarau dan potensi terganggunya pasokan dari daerah sentra produksi.

Editorial Team

Related Article