Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Golkar Jabar Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
(Dok.Istimewa)
  • Golkar Jawa Barat memulai konsolidasi dini menuju Pemilu 2029 dengan memperkuat organisasi, kaderisasi, pendidikan politik, serta pemetaan figur potensial untuk kontestasi legislatif dan eksekutif.
  • Teguh Rusiana Merdeka kembali terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Cirebon periode 2025–2030 melalui Musda yang dihadiri 40 pimpinan kecamatan.
  • Konsolidasi akan dilanjutkan berjenjang dari provinsi ke kabupaten, kota, kecamatan, desa, dan kelurahan, termasuk penyusunan kepengurusan definitif setelah Musda Cirebon.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Partai Golkar Jawa Barat mulai bersiap untuk Pemilu 2029. Mereka menguatkan orang-orang partai dari provinsi sampai desa. Teguh Rusiana Merdeka dipilih lagi jadi ketua Golkar Kabupaten Cirebon sampai 2030. Daniel Mutaqien bilang Golkar ingin menyiapkan cara menang dari sekarang. Sekarang mereka akan membuat pengurus dan menguatkan kelompok partai di banyak tempat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Konsolidasi awal Golkar Jawa Barat mencerminkan upaya membangun kesiapan politik secara terstruktur, dari tingkat provinsi hingga desa. Keberlanjutan kepemimpinan di Cirebon, yang didukung struktur kecamatan, dapat memberi landasan organisasi yang lebih stabil, sementara pendidikan politik dan kaderisasi membuka ruang bagi persiapan figur serta strategi yang lebih terukur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cirebon, IDN Times – Partai Golkar Jawa Barat mulai mengonsolidasikan kekuatan politiknya untuk menghadapi Pemilu 2029. Langkah tersebut ditandai dengan penguatan struktur organisasi dan kaderisasi di daerah, salah satunya melalui Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon yang kembali menetapkan Teguh Rusiana Merdeka sebagai ketua untuk periode 2025–2030.

Bagi Golkar Jawa Barat, konsolidasi sejak awal dinilai penting untuk menyiapkan strategi pemenangan yang lebih matang, baik dalam pemilihan legislatif maupun perebutan posisi eksekutif pada kontestasi politik mendatang.

1. Golkar Jabar Mulai Menyusun Strategi Menuju Pemilu 2029

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, mendapat amanah baru sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. (Dok.Istimewa)

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, mengatakan partainya tidak ingin menunggu mendekati tahun politik untuk mulai bergerak. Menurutnya, waktu menuju Pemilu 2029 harus dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi sekaligus menyiapkan strategi pemenangan yang terukur.

Daniel menyebut pendidikan politik menjadi salah satu instrumen penting untuk membangun kesiapan kader, baik dari sisi ideologi partai maupun kemampuan menghadapi kontestasi politik.

"Target kita, Golkar di kabupaten-kabupaten bisa memenangkan kontestasi pada pemilu yang akan datang. Kemudian untuk eksekutif juga bisa kita rebut dari Partai Golkar," ujar Daniel.

Menurut dia, penguatan kader di tingkat akar rumput menjadi bagian penting dalam strategi tersebut. Selain itu, partai juga mulai memetakan figur-figur potensial yang akan disiapkan menghadapi berbagai kontestasi politik ke depan.

Langkah ini menunjukkan Golkar Jawa Barat mulai menyalakan mesin politik lebih awal dibanding siklus pemilu sebelumnya.

2. Teguh Rusiana Merdeka Kembali Pimpin Golkar Kabupaten Cirebon

Teguh Rusiana Merdeka kembali dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon periode 2025-2030. (Dok.Istimewa)

Salah satu hasil penting dari rangkaian konsolidasi tersebut adalah terpilihnya kembali Teguh Rusiana Merdeka sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon periode 2025–2030.

Penetapan dilakukan melalui Musda yang dihadiri 40 pimpinan kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Cirebon. Forum tersebut menjadi momentum untuk menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat daerah dalam lima tahun ke depan.

Terpilihnya kembali Teguh menunjukkan adanya dukungan kuat dari struktur partai di tingkat kecamatan terhadap kepemimpinannya selama periode sebelumnya.

Posisi Kabupaten Cirebon sendiri dinilai strategis dalam peta politik Jawa Barat karena memiliki jumlah pemilih yang besar serta menjadi salah satu daerah penting dalam upaya meningkatkan suara partai di wilayah timur provinsi tersebut.

Dengan kepemimpinan yang berlanjut, Golkar berharap proses konsolidasi organisasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

3. Konsolidasi Berjenjang Jadi Fokus Penguatan Partai

9.000 lebih jemaah Pengajian Al Hidayah memadati Islamic Center Sumedang dalam pengajian rutin bulanan yang dirangkaikan dengan doa bersama memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026). (Dok.Istimewa)

Golkar Jawa Barat menegaskan bahwa konsolidasi organisasi akan terus dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan.

Daniel mengatakan pihaknya baru saja menyelesaikan konsolidasi tingkat provinsi sebelum bergerak memperkuat struktur di tingkat kabupaten dan kota.

"Hari ini kita baru selesai konsolidasi di tingkat Jawa Barat. Kita akan melanjutkan konsolidasi di tingkat kabupaten dan kota. Itu langkah awal yang kita lakukan," katanya.

Setelah Musda Kabupaten Cirebon selesai, agenda berikutnya adalah menyusun kepengurusan definitif serta memperkuat struktur partai hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Golkar Jawa Barat berharap langkah konsolidasi yang dilakukan lebih awal dapat meningkatkan kesiapan kader sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap partai. Dengan waktu yang masih panjang menuju Pemilu 2029, partai berlambang pohon beringin itu mulai menata organisasi dan strategi politiknya dari tingkat daerah sebagai fondasi menghadapi kontestasi mendatang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article