Bandung, IDN Times – Polemik transportasi di kawasan Stasiun Bandung membuat Pemerintah Kota Bandung turun tangan. Di tengah keluhan soal kemacetan dan pengaturan penjemputan penumpang, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta seluruh operator transportasi duduk bersama mencari solusi. Baginya, persoalan di stasiun bukan sekadar konflik antarpelaku transportasi, melainkan ujian bagi Bandung dalam menata dua gerbang utama kota: Stasiun Bandung dan Bandara Husein Sastranegara.
Farhan mengaku telah menerima informasi mengenai polemik yang melibatkan transportasi online dan kelompok transportasi di kawasan stasiun. Namun sebelum mengambil sikap, ia memilih mendengarkan penjelasan langsung dari pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai pengelola kawasan.
"Saya akan meminta keterangan terlebih dahulu kepada Kepala Stasiun karena saya baru mendengar informasi ini sejak semalam," kata Farhan.
Menurut dia, setiap simpul transportasi memiliki aturan yang harus dihormati seluruh pihak yang beroperasi di dalamnya. Karena itu, penyelesaian persoalan tidak bisa dilakukan dengan saling menyalahkan, melainkan melalui komunikasi antara pengelola kawasan dan para operator transportasi.
