Bandung, IDN Times - Pemulihan lingkungan dinilai tidak lagi bisa dipandang semata sebagai agenda pelestarian alam. Sejumlah pihak menilai upaya restorasi perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan yang mampu menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gagasan tersebut mengemuka dalam pemutaran film dokumenter dan dialog bertajuk Ekonomi Restoratif: Mendorong Kebijakan dan Pembiayaan untuk Inisiatif Berbasis Alam yang diselenggarakan The PRAKARSA di Institut Français Indonesia, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, sektor keuangan, investor, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil.
Film dokumenter yang diputar mengangkat hasil penelitian mengenai praktik pemulihan ekosistem di empat wilayah, yakni Siak, Tamanmartani, Sigi, dan Tampelas. Riset tersebut menunjukkan bahwa upaya restorasi dapat berjalan beriringan dengan penciptaan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui forum tersebut, para peserta juga membahas pentingnya membangun kolaborasi agar inisiatif berbasis alam memperoleh dukungan kebijakan, akses pembiayaan, serta kemitraan yang mampu memperluas dampaknya bagi masyarakat.
