Meski begitu, Reza memastikan akan tetap mengawal dengan tuntas pengungkapan kasus ini dari Polda Jabar. Keluarga Vina menurutnya harus mendapatkan keadilan dan mendapatkan pelaku sebenarnya dari kasus ini.
"Jadi harus jelas kasusnya, siapa yang salah wajib di hukum, kalau tidak jangan. Apalagi ini sudah delapan tahun tiba-tiba dihilangkan dua terduga DPO kalau kejadian seperti ini bisa diklarifikasi lebih jelas," katanya.
Sebelumnya, Dirkrimum Polda Jabar, Kombes Surawan mengatakan, dua DPO bernama Andi dan Dani sebelumnya muncul hanya berdasarkan Informasi dari para tersangka lainya yang menyebutkan secara asal.
"Kami meyakinkan selama ini bahwa ada keterangan berbeda dari para tersangka karena ada yang menerangkan tiga (orang), ada yang menerangkan juga tiga tapi dengan nama yang berbeda, bahkan ada yang lima," ujar Surawan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Minggu (26/5/2024).
"Nah setelah kami lakukan penyelidikan lebih dalam, ternyata dua nama yang disebutkan selama ini (dua DPO lain) itu hanya asal sebut," ujarnya.
Surawan menuturkan, sampai saat ini tidak ada tersangka lain selain Pegi. Namun jika dikemudian hari ada muncul tersangka lain, dikatakannya, polisi akan langsung melakukan pemeriksaan.
"Tetapi sejauh ini fakta dalam hasil penyelidikan kami, tersangka atau DPO adalah satu bukan tiga (orang). Jadi tersangka jumlahnya semua ada sembilan bukan sebelas, delapan sambil melakukan persetubuhan, satu tidak," kata dia.