Dishub Bandung Perbaiki PJU 18 Ruas Jalan, 9 Titik Mulai Dibangun 2026

- Dishub Bandung akan memperbaiki PJU di 18 ruas jalan strategis pada tahun 2026
- Pemeliharaan dilakukan di sembilan ruas jalan yang sudah memiliki PJU, sementara sembilan ruas lainnya akan dibangun PJU baru
- Program beautifikasi ini fokus pada jalan arteri dan kolektor untuk meningkatkan kualitas pencahayaan dan tampilan kota
Bandung, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan penataan dan peningkatan penerangan jalan umum (PJU) dalam program beautifikasi di 18 ruas jalan strategis pada tahun 2026.
Program ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
1. Lakukan juga pemeliharaan di sejumlah ruas

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi mengatakan, dari 18 ruas jalan yang masuk dalam program beautifikasi, sembilan ruas di antaranya telah memiliki PJU dan hanya memerlukan pemeliharaan serta penataan ulang.
“Untuk sembilan ruas jalan, PJU-nya sudah ada. Tinggal pemeliharaan dan penyesuaian agar lebih rapi dan estetis. Pemeliharaan ini sudah kami mulai sejak Januari 2026,” ujar Panji, Selasa (20/1/2026).
2. Perbaikan dilakukan bertahap

Sementara itu, sembilan ruas jalan lainnya belum memiliki PJU yang ideal dan masih mengandalkan penerangan yang menumpang pada tiang milik PLN. Kondisi tersebut dinilai kurang optimal, baik dari sisi pencahayaan maupun estetika kawasan.
“Untuk sembilan ruas jalan yang belum memiliki PJU ideal, kami menargetkan proses perencanaan dimulai pada triwulan pertama 2026. Pembangunan fisiknya diharapkan bisa dimulai pada triwulan kedua,” jelasnya.
3. Target ada 500 PJU baru pada 2026

Beberapa ruas jalan yang masuk dalam program beautifikasi antara lain Jalan Sunda, Jalan Veteran, serta Jalan Wastu Kencana dari Simpang Cihampelas hingga Simpang Riau. Ruas-ruas tersebut merupakan jalan arteri dan kolektor dengan aktivitas lalu lintas tinggi serta banyak dilalui masyarakat dan wisatawan.
Panji menuturkan, pembangunan PJU dalam program beautifikasi ini berbeda dengan pembangunan PJU melalui usulan reses dan Musrenbang. Jika PJU reses dan Musrenbang difokuskan pada jalan lokal dan permukiman warga, maka beautifikasi diarahkan pada jalan utama yang menjadi etalase kota.
“Beautifikasi ini fokusnya di jalan arteri dan kolektor. Jadi di luar PJU reses dan Musrenbang. Ini murni untuk meningkatkan kualitas pencahayaan dan tampilan kota,” katanya.
Dalam program beautifikasi, Dishub memperkirakan akan dibangun sekitar 500 tiang PJU baru di luar target PJU reguler tahun 2026. PJU tersebut dirancang dengan konsep lebih rapi, seragam, dan mendukung estetika kawasan.


















