Ilustrasi konsultasi dengan dokter (pixabay.com/Elf-Moondance)
Pada musim haji tahun ini, calon jemaah haji dari Kabupaten Majalengka akan berangkat dengan empat kloter. Kloter pertama akan berangkat pada 7 Mei 2025.
"Tanggal pemberangkatan itu Kloter 6 di tanggal 7 Mei 2025, Kloter 15 tanggal 18 Mei 2025, lalu kloter campuran di tanggal 29 dan 30 Mei 2025. Yg full dua kloter, dan dua kloter lainnya campuran," tuturnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan, untuk tahun ini ada pengurangan jumlah tenaga kesehatan (nakes) dibanding tahun lalu. Musim haji sebelumnya, nakes akan bertugas di setiap kloter sebanyak tiga orang, terdiri dari seorang dokter dan dua orang perawat.
"Tapi taun ini hanya satu orang dokter dan perawat per kloter. Dari Majalengka, dua orang dokter dan empat orang perawat," tuturnya.
Siti menjelaskan, saat ini calon jemaah haji tinggal menunggu hari H pemberangkatan saja. "Tinggal menunggu saja, karena tahun ini tidak ada pembagian kartu kesehatan haji secara manual. Sudah terintegrasi dengan kartu tanda dari Kemenag. Akan dibagikan nanti H-1 keberangkatan," kata dia.
"Nanti di Embarkasi Indramayu akan ada pemeriksaan kesehatan yang dilakukan teman-teman dari Balai Ke-karantina-an kesehatan. Yang akan diperiksa, status apakah jamaah itu laik atau tidak laik terbang."
"Ada hal-hal yang menyebabkan jamaah tidak laik terbang, misalnya jamaah hamil, menderita penyakit menular, Hb kurang dari 20 atau anemia, itu tidak bisa berangkat terbang," ujarnya.