Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerjunkan tim hukum untuk menyelidiki dugaan tindakan intimidasi oleh oknum wartawan berinisial AS (46) terhadap guru SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi. Langkah ini seusai rekaman video insiden itu viral di media sosial.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyesalkan aksi tidak terpuji oknum jurnalis tersebut di lingkungan sekolah. Sebab, tindakan emosional dengan berteriak-teriak di hadapan para murid yang sedang beraktivitas tentu bertentangan dengan norma dan prinsip kerja kewartawanan.
"Saya lihat tayangan oknum wartawan di Sukabumi, berteriak-teriak di SD (Sukaraja 2) ketika anak-anak sedang bermain di lingkungan sekolah. Tindakan itu tidak mencerminkan prinsip seorang jurnalis," kata Dedi, Selasa (1/9/2026).
