Tasikmalaya, IDN Times – Di tengah berkembangnya popularitas flag football di berbagai negara, Indonesia masih menghadapi satu tantangan mendasar: belum adanya sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Padahal, cabang olahraga yang akan tampil di Olimpiade Los Angeles 2028 ini dinilai memiliki potensi atlet yang besar di Tanah Air.
Kondisi tersebut yang ingin dijawab oleh TaylorMade Academy Flag Football (TAFF). Akademi yang didirikan Coach Dana Taylor II atau Coach 22 bersama Coach Windra Thio itu memulai langkahnya dari Tasikmalaya melalui roadshow di Stadion Wiradadaha pada 29-30 Agustus 2026. Bagi TAFF, kegiatan tersebut bukan sekadar memperkenalkan olahraga flag football, melainkan menjadi awal membangun ekosistem pembinaan yang mampu menjangkau atlet muda di berbagai daerah.
