Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daisuke Sato Angkat Bicara Ihwal Alasan Persib Kena Transfer Ban FIFA
Bek Persib Bandung, Daisuke Sato. (Instagram/daisukesato11)
  • Persib Bandung dijatuhi larangan transfer oleh FIFA sejak Mei 2026 akibat sengketa kontrak dengan Daisuke Sato yang belum diselesaikan sesuai keputusan final lembaga sepak bola.
  • Daisuke menegaskan sanksi itu bukan karena laporan baru, melainkan konsekuensi dari keputusan hukum yang tidak dipatuhi Persib dalam batas waktu yang ditetapkan.
  • Ia menuturkan tidak memiliki masalah pribadi dengan Persib maupun Bobotoh, tetap menghormati klub, dan berharap publik memahami kronologi kasus secara utuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Persib Bandung mendapat sanksi larangan mendaftarkan pemain baru dari FIFA sejak 29 Mei 2026. Hukuman itu tercantum dalam FIFA Registration Bans List dengan status "Until Lifted" atau berlaku hingga persoalan yang mendasarinya diselesaikan. Larangan transfer pemain ini berkaitan dengan kerja sama antara Persib dengan Daisuke Caumanday Sato yang berakhir pada 2023 secara tidak mulus.

Sato pun akhirnya buka suara melalui unggahan Insta Story akun pribadinya. Sato menegaskan bahwa sanksi tersebut bukan muncul akibat laporan baru yang ia lakukan kepada klub.

Dia menjelaskan, persoalan itu berawal dari sengketa kontrak antara dirinya dengan Persib Bandung setelah kerja sama keduanya berakhir pada 2023. Menurut dia, sejak awal dirinya berusaha menyelesaikan persoalan secara profesional dan melalui jalur yang semestinya.

Namun, ia merasa tidak memiliki pilihan lain selain menempuh proses hukum demi melindungi hak profesionalnya sebagai pemain. Kasus tersebut kemudian diproses oleh badan sepak bola dan lembaga hukum yang berwenang hingga menghasilkan keputusan final.

“Persib Bandung memilih untuk menggugat atau menempuh upaya hukum yang tersedia dalam perkara ini. Setelah seluruh tahapan proses selesai, keputusan yang dihasilkan menguatkan posisi saya,” kata Daisuke dalam pernyataannya dikutip IDN Times, Minggu (31/5/2026).

1. Persib ternyata minta kasus ini tidak dipublikasikan

Daisuke Sato (instagram.com/daisukesato11)

Ia juga mengungkapkan bahwa Persib sempat meminta agar keputusan tersebut tidak dipublikasikan dengan menyebut nama pemain maupun klub demi menjaga reputasi kedua pihak. Namun, pihak Daisuke menolak permintaan tersebut karena menilai persoalan itu harus ditangani secara transparan.

Daisuke menegaskan, larangan pendaftaran pemain yang kini diterima Persib merupakan konsekuensi dari tidak dipatuhinya keputusan final dalam batas waktu yang telah ditentukan FIFA, bukan karena adanya laporan baru yang ia ajukan.

2. Tak ada masalah dengan Bobotoh

Ribuan Bobotoh melakukan konvoi untuk merayakan kemenangan (Hetrick) Persib Bandung. Minggu(24/5)2026). (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Meski begitu, pemain asal Filipina tersebut memastikan dirinya tidak pernah memiliki masalah pribadi dengan Persib maupun para Bobotoh. Ia mengaku tetap menghormati klub, sejarah Persib, rekan setim, hingga sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

“Proses ini tidak pernah bersifat pribadi dan tidak pernah dimaksudkan untuk merugikan klub ataupun para pendukungnya. Proses ini semata-mata bertujuan untuk melindungi hak-hak profesional saya dan memastikan bahwa keputusan yang telah ditetapkan dihormati,” ujarnya.

3. Tegaskan tetap hormati Persib sebagai tim

Jersey Persib Masih Jadi Buruan Bobotoh Jabar Usai Hattrick Liga Indonesia. IDN Times/Debbie Sutrisno

Daisuke pun meminta publik dan suporter memahami kronologi lengkap persoalan tersebut sebelum memberikan penilaian atau kritik kepadanya. Di akhir pernyataannya, ia turut menyampaikan terima kasih kepada tim hukum yang mendampinginya selama proses berlangsung dan mengaku tetap bersyukur pernah berkarier di Indonesia.

“Saya akan terus menghormati Persib Bandung, Bobotoh, dan sepak bola Indonesia,” kata dia.

Editorial Team

Related Article