Pendiri Ikopin, Muslimin Nasution, mengatakan gerakan koperasi tidak hanya berorientasi pada penghimpunan modal, tetapi juga memiliki fungsi pendidikan dan pembentukan karakter masyarakat.
Menurut dia, pendidikan menjadi fondasi penting dalam membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
"Gerakan koperasi bukan semata mendapatkan modal besar, tetapi pendidikan yang harus tumbuh dan berkembang dalam pemberdayaan ekonomi," kata Muslimin.
Sementara itu, Rektor Ikopin University Agus Pakpahan mengajak mahasiswa mempelajari keberhasilan Koperasi Keling Kumang di Kalimantan Barat yang dinilai berhasil membangun koperasi berbasis budaya, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan.
Ia menilai model tersebut dapat menjadi salah satu referensi dalam pengembangan koperasi modern di Indonesia, termasuk untuk mendukung keberhasilan program KDMP di masa mendatang.