Bandung, IDN Times – Cuaca panas disertai angin yang terasa cukup kencang belakangan ini mewarnai aktivitas masyarakat di wilayah Bandung Raya. Meski hujan belum turun secara merata di sejumlah kawasan, masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Jawa Barat masih berpotensi mengalami hujan selama periode 9–15 November 2026. Bahkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang berpeluang terjadi secara lokal.
Kepala BMKG Bandung, Suaidi Ahadi, menjelaskan kondisi cuaca panas pada siang hari perlu dilihat dari dinamika atmosfer yang memengaruhi pembentukan awan hujan. Ketika pertumbuhan awan hujan tidak merata, beberapa wilayah dapat mengalami periode tanpa hujan sehingga paparan sinar matahari terasa lebih dominan.
Dalam prospek cuaca mingguan BMKG Jawa Barat periode 9–15 November 2026, hujan ringan diprakirakan masih terjadi di sebagian wilayah. Sementara itu, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan hanya terjadi di sejumlah daerah pada waktu tertentu.
"Kondisi tersebut memungkinkan adanya perbedaan cuaca antardaerah, termasuk kawasan Bandung Raya," kata Suaidi melalui siaran pers, Minggu (8/11/2026).