Ratusan Mahasiswa Bandung Turun Aksi Lagi Depan DPRD Jabar

- Mahasiswa dari berbagai kampus di Bandung menggelar aksi di depan DPRD Jabar pada Jumat, menyoroti penanganan bencana, karhutla, MBG, serta kinerja pemerintah Prabowo-Gibran.
- Aksi yang diinisiasi BEM Nusantara membawa tuntutan terkait pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan kesehatan sebagai persoalan fundamental yang dinilai perlu ditangani pemerintah.
- Massa mendesak reformasi pendidikan gratis dan merata, peningkatan kesejahteraan guru, serta penetapan karhutla sebagai bencana nasional karena dampaknya telah meluas lintas negara.
Bandung, IDN Times - Sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus, kembali unjuk rasa, di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (6/11/2026). Massa aksi menyoroti berbagai permasalahan-permasalahan mulai dari penanganan bencana, Kartahula, MBG, hingga kinerja pemerintah Prabowo-Gibran.
Salah seorang peserta aksi, Andika Satria Aulia mengatakan bahwa aksi hari ini diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS), yang merupakan gabungan beberapa universitas di Kota Bandung.
"Tuntutan kita hari ini terkait pendidikan, pun juga kita membawa terkait lingkungan, ekonomi, dan juga kesehatan yang hari ini rasanya hal-hal tersebut menjadi permasalahan fundamental di negara kita," kata dia disela-sela aksi.
Mereka juga mendesak pemerintah untuk segera melakukan reformasi pendidikan secara menyeluruh, mulai dari perwujudan pendidikan gratis dan merata hingga peningkatan kesejahteraan para guru.
"Kami mendesak pemerintah melakukan reformasi pendidikan melalui perwujudan pendidikan gratis dan merata, peningkatan kesejahteraan guru, dan pemisahan anggaran pendidikan," kata dia.

Selain pendidikan, persoalan lingkungan juga menjadi salah satu tuntutan massa aksi. Ia menyayangkan sikap pemerintah yang belum menetapkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai bencana nasional, padahal imbasnya sudah dirasakan hingga lintas negara.
"Untuk lingkungan tentunya kami mendesak negara karena per hari ini karhutla belum diangkat sebagai bencana nasional, dengan dampak begitu besar bahkan sudah masuk ke mancanegara," ungkapnya.
Dampak karhutla yang merembet ke negara tetangga tersebut dinilai mencoreng nama baik Indonesia di tingkat internasional.
"Indonesia menjadi bahan olokan dari negara-negara lain yang terdampak oleh karhutla ini. Harapan paling untuk pemerintah, tolong segera selesaikan apa yang menjadi PR kalian," kata dia.



















