Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Drainase di Talagabodas Bandung Belum Rampung, Terhambat Jaringan Lain

Kota Bandung
3 min read
Drainase di Talagabodas Bandung Belum Rampung, Terhambat Jaringan Lain
Viral Drainase Belum Rampung di Talagabodas Bandung, Ini Penjelasan DSDABM. Dok Istimewa
  • Proyek drainase crossing di Jalan Talagabodas, Bandung, belum rampung dan mengganggu lalu lintas karena pekerjaan melintasi badan jalan.
  • Pemasangan penutup saluran terakhir terhambat kabel PJU, PLN, jaringan optik, serta pipa PDAM yang memerlukan penanganan dan koordinasi dengan pemilik utilitas.
  • DSDABM memasang pelat baja sebagai akses sementara, lalu menargetkan proyek selesai sekitar satu minggu setelah persoalan jaringan utilitas ditangani.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pekerjaan proyek drainase di Jalan Talagabodas, Kota Bandung, menjadi sorotan setelah kondisinya viral di media sosial. Proyek yang belum rampung tersebut turut berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas di kawasan itu.

Kepala Bidang Drainase dan Trotoar Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Kiki Rosani Rifqi, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan proyek crossing atau penyambungan drainase yang melintasi badan jalan. Pekerjaan itu semula ditargetkan selesai pada hari ini, tetapi harus tertunda karena ditemukan sejumlah jaringan utilitas di lokasi.

"Sebetulnya hari ini rencana beres, cuma karena ada kabel PJU, kabel PLN, kemudian selang PDAM yang masih kelihatan muncul, itu jadi kita tidak bisa memasang box cover terakhir," ujar Kiki, Jumat (6/11/2026).

  1. 1. Pekerjaan drainase terkendala kabel PLN hingga pipa PDAM

    Kabel listrik yang terkelupas (pexels.com/VictorMoragriega)
    Kabel listrik yang terkelupas (pexels.com/VictorMoragriega)

    Kiki mengatakan, pekerjaan drainase di Jalan Talagabodas tepatnya berada di sekitar persimpangan lampu merah. Proyek tersebut mengharuskan pengerjaan melintasi badan jalan sehingga bersinggungan dengan sejumlah jaringan utilitas yang sudah lebih dahulu terpasang.

    Di antaranya kabel penerangan jalan umum (PJU), kabel PLN, jaringan optik, hingga selang atau pipa PDAM. Keberadaan jaringan tersebut membuat petugas belum bisa memasang box cover atau penutup saluran drainase pada bagian terakhir.

    Menurutnya, jaringan utilitas tersebut tidak bisa begitu saja dipindahkan atau ditimbun karena membutuhkan penanganan dan koordinasi dengan instansi terkait.

    "Kita kan itu sifatnya cross jalan, sedangkan itu melintang sepanjang jalan. Kita mau potong jalan. Akibatnya memang ada yang terkena perlintasan jaringan kabel dan jaringan PDAM," katanya.

  2. 2. DSDABM koordinasi dengan PLN dan PDAM agar jaringan tidak rusak

    Ilustrasi memperbaiki kabel listrik (unsplash.com/Антон Дмитриев)
    Ilustrasi memperbaiki kabel listrik (unsplash.com/Антон Дмитриев)

    DSDABM Kota Bandung kini berupaya menyelesaikan persoalan tersebut melalui koordinasi dengan pihak-pihak pemilik jaringan utilitas. Kiki menyebutkan, sejumlah pihak sudah melakukan pengecekan ke lokasi, termasuk penyedia jaringan optik.

    Sementara itu, untuk kabel PLN dan jaringan PDAM, koordinasi masih diperlukan agar penanganannya tidak menimbulkan persoalan baru.

    Kiki menjelaskan, pihaknya sempat meminta agar jaringan kabel dimasukkan ke bawah box cover atau ditanam. Namun, langkah tersebut belum memungkinkan karena kabel harus disambung dan diperpanjang terlebih dahulu.

    Untuk sementara, kabel akan ditempatkan di sisi box sebelum dilakukan penutupan dengan tanah. Khusus jaringan PDAM, ia meminta agar perbaikannya dikoordinasikan lebih dahulu dengan pihak terkait.

    "Saya sarankan sih masih untuk koordinasi dulu, untuk minta perbaikan yang lebih bagus, tidak asal dikubur nanti. Bahaya kalau pecah box cover-nya," tuturnya.

  3. 3. Ditargetkan rampung dalam satu minggu, lalu lintas ditangani sementara

    Iliusttasi kabel listrik. DN Times/Istimewa
    Iliusttasi kabel listrik. DN Times/Istimewa

    Terkait dampak pekerjaan terhadap lalu lintas, DSDABM menyiapkan penanganan sementara dengan memasang pelat baja di bagian yang masih dikerjakan. Langkah ini dilakukan karena kondisi tanah di lokasi masih basah sehingga berisiko membuat kendaraan terperosok jika melintas langsung.

    Setelah kondisi tanah mengering, petugas akan menutup kembali bagian tersebut menggunakan tanah dan material padat agar kendaraan bisa melintas dengan lebih aman.

    Kiki menargetkan seluruh pekerjaan drainase di Jalan Talagabodas dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu. Waktu tambahan tersebut dibutuhkan untuk memastikan persoalan jaringan utilitas tidak menghambat pemasangan penutup saluran.

    "Insya Allah satu minggu sebetulnya beres lah bisa. Karena tadi itu, ternyata ditemukan kabel PLN, pipa PDAM segala macam, jadi belum bisa diselesaikan hari ini atau besok. Koordinasi dulu kita," kata dia.

Related Articles

See More