Bandung, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat selama sepekan ini. Kondisi itu memungkinkan terjadinya banjir atau banjir bandang seperti yang sudah ada di beberapa daerah.
Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, gelombang Madden-Julian Oscillation (MJO) telah berada di fase netral dan diprakirakan akan berada di fase 3 dan 4 namun dengan magnitudo di atas 1 atau ketegori netral. Artinya dampak dari aktivitas MJO dalam sepekan ke depan di Indonesia akan tidak cukup signifikan.
Gelombang Rossby Ekuatorial (ER) diprakirakan akan aktif di wilayah Jawa, Bali, Kepualuan Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku hingga Papua. Sementara itu, gelombang Kelvin diprakirakan akan aktif di wilayah Sumatera bagian selatan dan Jawa bagian barat.
Aktivitas ER dan Kelvin ini yang akan memicu peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, NTT, NTB, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Monsun Asia cenderung semakin menguat dan monsun Australia semakin melemah. Hal ini juga terlihat dengan pola angin di wilayah Indonesia bagian barat yg sudah mulai baratan meskipun belum cukup dominan.
"Faktor-faktor tersebut pada pekan ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif di wilayah Indonesia terutama di bagian barat," ujar Teguh, Senin (8/11/2021).
