Belum Matang, MBG di Majalengka Mundur Lagi Jadi Tanggal 20 Januari

Majalengka, IDN Times- Rencana program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Majalengka yang semula akan dimulai hari ini, gagal. Pemerintah setempat memutuskan program tersebut baru akan dimulai pekan Senin (20/1/2025) pekan depan.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Majalengka Muhammad Umar Ma'ruf mengatakan, kepastian kick off MBG berdasarkan hasil rapat Forkopimda akhir pekan kemarin.
"Hasil rapat, ada beberapa persiapan. Disepakati oleh BGN melalui SPPG, itu tanggal 20 (Januari )Senin depan," kata Umar, Senin (13/1/2025)
1. Masih matangkan persiapan

Dijelaskan Umar, pihaknya akan menggenjot persiapan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu. Memastikan kesiapan vendor, kata dia, salah satu poin yang saat ini terus digenjot.
"Saya cek sekarang, untuk memastikan kesiapan mitra ini dalam pemberian MBG. Mudah-mudahan besok lusa udah clear. Sehingga nanti, ketika mitra ini udah dapat data, karena informasinya dari murid TK, SD, SMP, termasuk yang dari Kemenag nih," kata dia.
Di Kabupaten Majalengka sendiri, kata dia, ada dua vendor yang ditunjuk menggarap progam itu. Dari dua vendor itu, nantinya akan ditentukan sekolah mana saja yang akan di-handle.
"Makanya kami padu padankan hari ini, dan nantinya penerima manfaat tidak ada persoalan. Ke sekolah mana ini akan diberikan. Itu yang kami pastikan dari hari ini sampai hari Jumat lah," papar dia.
"Karena Mitra ini memetakan 3500 penerima manfaat. Setiap mitranya. Jadi kurang lebih ada 7000. Itu pun beserta ibu hamil, balita dan Ibu menyusui," lanjut dia.
2. Jumlah keseluruhan siswa penerima manfaat sebanyak 183 ribu siswa

Dijelaskan Umar, di Kabupaten Majalengka, terdapat sekitar 183 ribu siswa yang berhak menerima manfaat dari program BGM. Data sebanyak itu berasal dari jenjang TK-SMP.
"Kalau keseluruhan, kalau program ini berjalan, siswa ini terrekap 183 ribu lebih. Itu dari TK, SD, SMP. Itu yang ada di Disdik. Tidak termasuk lembaga pendidikan di Kemenag," kata Umar.
Kendati demikian, untuk pelaksanaan MBG pada Senin mendatang, baru sekitar 7000 siswa yang akan jadi penerima manfaat. Itu pun baru penerima manfaat yang ada di Kecamatan Majalengka.
"Yang tanggal 20 ini, hanya 7000 siswa dari 2 mitra ini. Dan hanya sekitar Majalengka kota, kecamatan Majalengka," jelas dia.
3. Disdik akan simulasikan teknis pelaksanaan

Lebih jauh dijelaskan Umar, ada pekerjaan rumah yang harus diperhatikan pihak sekolah. Dijelaskannya, perlu ada planning terkait teknis pelaksanaan program tersebut.
"Nah kami pun di Disdik, punya tugas, satu nanti satuan pendidikan yang akan menerima ini untuk mempersiapkan setiap satuan pendidikan. Artinya, nanti ada penerimaan," kata dia.
Sarana dan prasarana juga perlu diperhatikan pihak sekolah. Terkait hal itu, Umar menegaskan pihaknya akan menggelar simulasi terlebih dahulu.
"Kemudian ada piket, setiap harinya siapa. Menyiapkan sarana prasarana penunjang. Nanti insyaallah kami akan simulasikan di Disdik. Nah itu yang harus kami siapkan betul-betul. Agar berjalan lancar," jelas Kadisdik.


















